Dewan Sambut Baik Aspirasi Para Pedagang Korban Kebakaran

Rabu, 22 September 2021 - 01:54:40 WIB

MERANGIN - Selasa (21/09), Gedung DPRD Merangin didatangi para pedagang korban kebakaran kios Pasar Bawah, Bangko. Puluhan pedagang korban kebakaran ini disambut langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Merangin, Ahmad Kausari dan sejumlah anggota DPRD lainnya serta pihak Pemerintah Kabupaten Merangin yang dihadiri oleh Pj Sekda Fajarman dan Kepala OPD terkait. 

 

Maksud dan tujuan para pedagang tersebut tak lain hanya ingin mempertanyakan nasib mereka yang sampai ini tidak lagi memiliki tempat untuk berjualan, karena lokasi tersebut sudah terpampang papan pengumuman dari pemerintah agar tidak mendirikan bangunan lagi disana.

 

Tak hanya kehilangan tempat berjualan, para pedagang juga meminta solusi dari Dewan dan pemerintah Kabupaten Merangin karena mereka juga telah kehilangan seluruh barang dagangan akibat kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut. 

 

"Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, kami minta diberikan solusi secepatnya untuk bisa berdagang kembali,"ujar Darul Khotni yang mewakili para pedagang.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Rita perwakilan pedagang lainnya, mereka mengharapkan solusi yang cepat dari pemerintah daerah dan diberikan lokasi berjualan yang mudah diakses pembeli.

 

"Kami sebenarnya berterima kasih kepada Pemerintah daerah sudah menawarkan tempat pasar rakyat dan pasar tipe B di Pasar Baru. Persoalannya kami ini pedangang kecil yang mengharapkan rezeki dari orang yang tidak sengaja lewat, sementara tempat yang ditawarkan itu lokasi agak masuk kedalam. Jadi kalau bisa kami diberikan lokasi yang mudah dijangkau pembeli,"sambung Rita.

 

Terkait keluhan para pedagang tersebut, Pj Sekda Merangin Fajarman meminta waktu satu minggu kepada pedagang korban kebakaran untuk mencari lokasi yang tepat untuk puluhan pedangang tersebut.

 

"Kami sangat memahami keinginan saudara-saudara kita ini, beri waktu kami seminggu untuk hal ini. Segera saya bahas dengan OPD terkait, nanti malam kami rapatkan,"tegas Fajarman.

 

Fajarman menjelaskan terkait lokasi pedagang perlu dilakukan analisa dan kajian supaya tidak menimbulkan pesoalan baru nantinya.

 

"Kami perlu mengkaji supaya ini tidak pindah-pindah lagi nantinya. Saya janji tidak lama awal Oktober nanti sudah ada hasilnya, jadi ini perlu kami bahas karena kita juga dibatasi koridor hukum juga,"lanjutnya.

 

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Merangin, Kausari mengatakan pihaknya memfasilitasi antara pedagang dengan Pemkab Merangin. Kausari mengatakan dari hari pertemuan tersebut menghasilkan berbagai kesepakatan bahwa Pemerintaj Kabupaten Merangin meminta waktu satu minggu untuk melakukan analisa atau kajian terkait tempat pedagang berjualan.

 

"Hari ini kita memanggil Pemkab Merangin beserta OPD terkait. Keluhan warga kita dengar dan ada kesepakatan Pemkab akan melakukan analisis dan kajian terhadap beberapa opsi kalau dipindahkan tempat lain pedagang minta yang aksesnya mudah, Kalau masih lokasi semula, kita bicara regulasi apakah memungkinkan atau tidak kita membangun disana, kalau dibangun dikaji tata ruang dan keindahan. Dan pemerintah Kabupaten Merangin telah menegaskan juga meminta waktu satu Minggu, awal oktober diharapkan sudah ada keputusan,"tutup Kausari.(yan)






BERITA BERIKUTNYA

loading...