Aksi Kecam Pengeroyokan Wartawan

Gabungan Organisasi Pers di Bungo Turun ke Jalan

Rabu, 02 Juni 2021 - 09:54:35 WIB

MUARABUNGO - Gabungan organisasi pers di Kabupaten Bungo, kompak mengutuk pengeroyokan terhadap 2 wartawan, Sabtu (29/5) lalu. Ini merupakan respon terhadap tindakan brutal terhadap Taufik Iskandar (stranger TV One wilayah Bungo) dan Fitriyadi (wartawan Jambi One wilayah Bungo) oleh oknum di SPBU 23.372.13 di Jalan Lingkar Dusun Sungaimengkuang, Kecamatan Rimbotengah.

Kejadian ini membuat keduanya harus mendapat perawatan medis di RSUD H Hanafie Muarabungo, karena mengalami luka dan lebam di bagian tubuh. Atas dasar ini lah, gabungan organisasi pers di Kabupaten Bungo sepakat menggelar aksi damai, Rabu (2/6).

Koordinator aksi, Azroni mengatakan, ada tujuh organisasi yang sepakat menggelar aksi tersebut. Tujuh organisasi itu terdiri dari Persatuan Wartawan Bungo(PWB), Jurnalis Online Indonesia (JOIN), Ikatan Jurnalis Televisi Bungo (IJTB), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Ikatan Wartawan Bungo (IWB), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI)  dan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Bungo.

"Para ketua atau mewakili Ketua organisasi itu sudah menandatangani surat bersama untuk menggelar aksi," kata Azroni. Dia juga memastikan surat tersebut sudah dikirim dan diterima Polres Bungo.

"Dari gabungan organisasi itu hampir seratus wartawan bergabung untuk ikut aksi. Sebab, hampir semua wartawan di Bungo sudah tergabung ke semua organisasi itu dan merespon positif aksi damai ini," kata pria yang juga Ketua PWB itu.

Sementara sekretaris aksi, Ilham, memastikan bahwa aksi ini adalah aksi damai sebagai bentuk protes dan solidaritas yang mereka nilai insiden tersebut sudah melampaui batas.

"Walaupun kami turunnya akan cukup ramai, tapi kami akan ikut prosedur. Kami juga mengingatkan kawan-kawan untuk mematuhi protokol kesehatan," ulasnya. Terkait titik aksi dan jadwal sambung Ilham akan dimulai pukul 09.00 WIB dari Taman Hijau Muarabungo. Lalu aksi difokuskan di Mapolres Bungo.

"Kita murni memperjuangkan. Tidak ada maksud lain. Kawan-kawan bergerak demi melindungi pers dari pihak-pihak yang mencoba mencederai hak pers yang sudah diatur undang-undang yang kita hormati bersama," ulas Ilham.

Sebelumnya, diketahui dua wartawan di Bungo dikeroyok saat meliput dugaan kegiatan ilegal di SPBU di Jalan Lingkar arah Bandara Muarabungo. Korban juga memastikan kasus ini sudah dilaporkan ke Mapolres Bungo. "Kawan-kawan wartawan di daerah lain seperti yang kita lihat dan baca di media juga sangat mengutuk keras tindakan yang kita nilai sangat brutal itu. Organisasi pers di Provinsi Jambi dan Bungo sudah menyatakan sikap mengutuk keras tindakan itu. Kawan-kawan di Merangin satu hari lalu bahkan sudah turun menggelar aksi," pungkas Ilham. (ist)






BERITA BERIKUTNYA

loading...