Coba Rebut Senjata Petugas

Rabu, 13 Januari 2021 - 10:22:00 WIB

BANGKO – Satu dari dua tersangka penyalahgunaan sabu terpaksa dipelor Tim Satresnarkoba Polres Merangin, Sabtu (9/1) pukul 21.00 lalu. Keduanya yakni, Nasution alian Ion (31) dan Izudin alias Jup (37), warga Kecamatan Sungai Manau.

 

Tersangka Jup terpaksa dipelor petugas lantaran berusaha melawan saat akan diamankan. Informasinya, penangkapan ini bermula dari tersangka Ion, yang merupakan target operasi (TO) Kepolisian.

 

Saat itu, Polisi mendapatkan informasi akan ada transaksi sabu di wilayah Sungai Manau. Tim pun bergerak dan melakukan penyelidikan di TKP. tak lama, Polisi melihat seorang pria yang tak lain adalah Ion, duduk di atas motor dengan gerak-gerik mencurigakan.

 

Tanpa menunggu lama, Polisi pun segera menciduk Ion. Benar saja, saat digeledah Polisi mendapati satu paket sabu di dalam kantong jaket yang dipakai tersangka Ion.

 

Interogasi dilakukan. Tak mau sendirian di dalam sel, tersangka Ion pun bernyanyi menyebut nama tersangka lain, yakni Jup. “Sebab sabu itu diakuinya didapat dari Jup, yang tak lain adalah saudaranya,” sebut Kasubbag Humas Polres Merangin, Iptu Edih.

 

Dari hasil penyelidikan, rupanya Jup juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian dengan kasus yang sama. Polisi pun bergegas menuju alamat Jup, dengan membawa Ion.

 

Rupanya, dari kejauhan tersangka Jup menyadari kedatangan Polisi. Ia pun berusaha lari dan melawan petugas dengan merebut senjata petugas. Dinilai membahayakan, alhasil Jup terpaksa dipelor.

 

“Terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur, karena membahayakan petugas sat akan menangkap,” beber Iptu Edih.

 

Dari kedua tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti 0,39 gram sabu dari tersangka Ion dan 8,05 gram dari tangan tersangka Jup.

 

"Tersangka Jup termasuk bandar sabu. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan lanjut di Polres Merangin," singkatnya.

 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) undang undang republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.(min/zen)






BERITA BERIKUTNYA

loading...