Warga Pinggir Sungai Was-was

Rabu, 13 Januari 2021 - 10:14:59 WIB

SENGETI - Longsor terjadi di Desa Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan, Muarojambi. Longsor terjadi Bibir sungai yang terus tergerus ini membuat rumah warga terancam. Longsor terus merambat hingga mendekati rumah rumah warga yang ada bibir sungai Batanghari, sehingga warga dicekam rasa was-was.

 

Dewi, salah satu warga mengatakan, pinggiran sungai sudah dibangun turap, namun sampai sekarang turap tersebut belum juga rampung dikerjakan. Dia mendengar jika kontruksi turap tersebut kualitas kurang bagus. "Ado lah dibangun turap, tapi kurang bagus, kini jarak longsor dari rumah sayo tu dekat nian paling cuma dua meteran jarak nyo," ungkapnya.

 

Kepala Desa Pulau Kayu Aro, Hikmah, mengatakan di desanya kerap terjadi longsor terutama dalam musim hujan seperti sekarang. "Sudah sering terjadi longsor. Bahkan sudah sempat memakan korban jiwa juga dulunya. Jarak longsor dari rumah warga itu sekitar 20 meter, tapi di lokasi lain ada beberapa rumah warga yang jaraknya sangat dekat dengan bibir sungai Batanghari. Sewaktu-waktu bisa mengancam keselamatan warga," ungkap Hikmah.

 

Pihak Balai Wilayah Sungai sudah meninjau langsung ke lokasi longsor. Berdasarkan data yang dimiliki desa total rumah yang terancam longsor di sepanjang daerah aliran sungai di desa ini jumlahnya mencapai lima puluh unit. "Sekarang warga Desa Pulau Kayu Aro mengharapkan pemerintah bisa melanjutkan turap yang telah ada, supaya ada rasa aman untuk warga," harapnya. (jun/ira)






BERITA BERIKUTNYA

loading...