Dinas PUPR Nyaris Tiadakan Paket Baru

Selasa, 12 Januari 2021 - 10:30:20 WIB

MERANGIN - Pada 2021, Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Merangin, akan memfokuskan anggaran untuk membayar hutang pekerjaan fisik 2020. Hal ini merupakan buntut dari refocusing anggaran yang dilakukan, untuk percepatan penanganan Covid-19.

 

Aspan, Kadis PUPR Merangin menyebutkan, pada 2021 PUPR tidak lagi melakukan pengadaan proyek fisik baru. Adapun tapi sangat minim. 

 

"Dampak dari relokasi anggaran, untuk kegiatan baru tahun 2021 jelas berdampak, meskipun secara alokasi tetap. Contoh tahun 2021, PUPR mendapat anggaran Rp 266 M. Rp 161 M untuk lanjutan pinjaman SMI dan sekitar Rp 88 M untuk bayar hutang pada rekanan tahun 2020," kata Aspan.

 

Sehingga, kata Aspan, Dinas PUPR memiliki alokasi dana lebih Rp 3,5 M untuk pembayaran gaji tenaga kontrak. Dampak lain dari refocusing anggaran, tenaga kontrak PUPR hanya dibayar gaji selama enam bulan.

 

"Mudah-mudahan ada penambahan pada APBD Perubahan, sehingga honor tenaga kontrak bisa diperpanjang selama satu tahun. Kalau tidak ada, ya mereka mau tidak mau dirumahkan. Jika tidak ada penambahan anggaran, pada APBD Perubahan, honor tenaga kontrak cuma dibayar enam bulan saja.  

 

"Kemudian bidang-bidang di PUPR hanya mendapat alokasi berkisar Rp 200 juta. Di setiap bidang, pada 2021 tidak ada lagi yang namanya perjalanan dinas. Yang jelas dampak dari refocusing anggaran pada 2020, boleh dikatakan tidak ada," pungkasnya. (min/enn)






BERITA BERIKUTNYA

loading...