Tiga Pemuda Terapksa Dibui

Ngaku Iseng Keroyok Orang Lain

Selasa, 05 Januari 2021 - 14:59:37 WIB

TANGKAP: Kapolsek Jambi Timur, Kompol Rinto saat menjelaskan kronologis penangkapan ketiga pemuda tersangka pengeroyokan diduga anggota geng motor.
TANGKAP: Kapolsek Jambi Timur, Kompol Rinto saat menjelaskan kronologis penangkapan ketiga pemuda tersangka pengeroyokan diduga anggota geng motor.

 

Home HUKUM 

Ngaku Iseng Keroyok Orang Lain

 

Tiga Pemuda Terapksa Dibui

 

Selasa, 05 Januari 2021 - 10:03:14 WIB

?

TANGKAP: Kapolsek Jambi Timur, Kompol Rinto saat menjelaskan kronologis penangkapan ketiga pemuda tersangka pengeroyokan diduga anggota geng motor.

 

ShareSubmit

 

 

 

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, Jambi - Dua pemuda dan satu anak di bawah umur diduga anggota geng motor, diamankan Tim Reskrim Polsek Jambi Timur bersama Tim Polsek Kumpeh Ulu, di kawasan Desa Kumpeh, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muarojambi, Rabu (30/12) pukul 15.00.

 

Ketiganya yakni, Mamad (19), warga Jalan Orang Kayo Pingai, RT 03, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, U (17), seorang pelajar dan Agus alias Jarot (19), warga Lorong Batanghari I, RT 40, Desa Kasang Budak, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muarojambi.

 

Penangkapan ini dilakukan, saat ketiganya sedang bersantai di warung kopi yang berada di daerah Kumpe. Di saat bersamaan Tim Reskrim Polsek Jambi Timur bersama Polsek Kumpeh sedang melakukan pencarian terhadap ketiganya.

 

Tak beberapa lama, Polisi pun mendapatkan informasi keberadaan ketiganya. Tanpa menunggu lama, Polisi pun segera mendatanginya. Tiba di tempat yang dimaksud, rupanya ketiganya sudah terlebih dahulu diamankan warga.

 

“Ketiganya kita bawa ke Polsek Jambi Timur untuk penyelidikan lebih lanjut. Termasuk barang bukti celurit,” sebut Kapolsek Jambi Timur, Kompol Rinto Haivan Simbolon.

 

Lanjutnya, penangkapan terhadap ketiganya juga atas penyelidikan dan pengejaran terhadap para tersangka pengeroyokan, Selasa (29/12) pukul 23.00 lalu, di depan SD N 28 Kota Jambi, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur.

 

Saat itu dijelaskan Kompol Rinto, ada dua korban sedang mengendarai motor berboncengan. Tiba di TKP keduanya bertemu dengan ketiga tersangka yang naik motor Honda Beat BH 4481 MX warna biru. Namun setelah lewat, ketiga tersangka berbalik arah dan mengejar korban.

 

“Tersangka U ketika memept korban mengayunkan celurit yang dibawa. Beruntung tidak kena. Lalu tersangka Agus memukul pinggang korban pakai besi sebanyak 2 kali. Menyadari itu, korban pun kabur dan melaorkan hal ini,” jelasnya.

 

Sementara pengakuan tersangka Mamad, ia dan kedua rekannya nekad melakukan hal itu lantaran iseng. "Kami gak kenal sama korban, hanya pas kebetulan lewat saja. Langsung timbul pikiran untuk melakukan hal tersebut," ujarnya.

 

Dari hasil tangkapan tersebut, pihak Polsek Jambi Timur berhasil mengamankan barang bukti berupa satu celurit dengan gagang warna coklat dan satu motor Honda Beat yang digunakan ketiga tersangka. Namun satu barang lagi, yakni besi barnekel masih dalam pencarian.

 

Atas perbuatannya ketiga tersangka dikenakan pasal 170 atau 351 jo 55 KUHP tentang penganiayaan dengan menggunkan sajam, dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun. (bel/zen)






BERITA BERIKUTNYA

loading...