Demokrat Terima Surat Mundur Ferdinand

Selasa, 13 Oktober 2020 - 12:17:28 WIB

Ferdinand Hutahaean
Ferdinand Hutahaean

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan menjelaskan, DPP Demokrat telah resmi menerima surat pengunduran diri Kepala Biro Energi dan Sumber Daya Mineral DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kemarin Senin (12/10).

 

Dibeberkannya, bahwa dalam surat yang diterima DPP Demokrat Ferdinand mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader Partai Demokrat. “Partai Demokrat telah menerima surat pengunduran diri Saudara Ferdinand Hutahaean,” ungkapnya. Dia menjelaskan, DPP Demokrat akan menindaklanjuti surat pengunduran diri Ferdinand ini, dengan melakukan proses administrasi sesuai dengan mekanisme yang berlaku di internal Partai Demokrat.

 

“Demokrat mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kebersamaan Ferdinand selama empat tahun terkahir. Ia pun mendoakan Ferdinand sukses di hari mendatang. Semoga Saudara Ferdinand Hutahaean sukses menjalani aktivitasnya di medan pengabdian yang baru untuk nusa dan bangsa,” ujarnya.

 

Diketahui, Ferdinand mengabarkan mundur dari Demokrat lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, Minggu (11/10).

 

"Jadi kalau sekarang pun saya akan pergi dari Partai Demokrat, itu juga karena soal prinsip dan keyakinan politik, jalan politik kebangsaan yang saya yakini terlepas apakah saya salah atau benar dengan prinsip yang saya yakini. Saya memutuskan untuk pergi dan akan mengundurkan diri!" ucap Ferdinand lewat Twitter-nya.

 

Ferdinand yang pada Pilpres 2019 lalu menjadi utusan Demokrat sebagai Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini mengungkapkan alasannya pergi adalah karena berbeda sikap politik dengan partai, termasuk soal Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker).

 

"Ini puncak dari dari beberapa perbedaan politik dan prinsip antara saya dengan pengurus dan sikap partai, sudah beberapa hal antara saya dan pengurus baru ini berbeda pandangan terhadap isu-isu politik," ujar dia.

 

"Dan terakhir kemarin soal RUU Ciptaker ada perbedaan prinsip yang sangat mendasar sehingga saya memilih memutuskan untuk pergi sebagai sikap penghormatan saya kepada partai ini atas sikapnya dan untuk membebaskan saya bersikap ke depan," imbuhnya.(*)






BERITA BERIKUTNYA

loading...