Niat Cari Kerja, Malah Curi Motor

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 13:01:59 WIB

JAMBI - Jefri Daniel Tarore, pria asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, ini tengah menjalani sidang kasus pencurian sepeda motor di Pengadilan Negeri Jambi.

Di hadapan majelis hakim, terdakwa mengaku awalnya datang ke Gudang Keramik CV Sinar Buana di bilangan Soekarno Hatta, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, untuk mencari kerja.

Saat itu bertepatan dengan jam istirahat makan siang. Terdakwa mengaku disuruh menunggu oleh rekannya sembari menunggu mandor yang akan ditemui sesai makan siang.

"Ke sana sama Bambang, tapi karena mandornya lagi makan siang nunggu lah dulu," katanya.

Saat menunggu, ia melihat sepeda motor jenis Scoopy warna merah terparkir dengan kondisi kunci sepeda motor tertinggal. "Karena suasana sepi, akhirnya muncul niat mengambil. Motor langsung di bawa ke Linggau, tempat orang tua, dijual disana," ungkapnya di hadapan majelis hakim Arfan Yani.

Sepeda motor itu dijual seharga Rp 3,5 juta oleh terdakwa. Namun naas beberapa hari berselang ia ditanggap aparat kepolisian dari Polsek Jambi Selatan. Kini Jefri mengaku menyesal atas perbuatannya.

Sementara di persidangan itu, M Alwi pemilik sepeda motor bilang ia baru tahu sepeda motornya raib setelah ditelpon rekan kerjanya.

"Waktu itu jam makan siang, kawan pas mau makan nengok motor saya tidak ada. Setelah itu saya kesana dan lapor ke polsek," kata terdakwa.

Saksi lainnya Budi di hadapan ketua majelis hakim Arfan Yani mengatakan bahwa sesaat sebelum sepeda motor tersebut hilang sempat melihat terdakwa berada tak jauh dari lokasi sepeda motor milik M Alwi di parkir.

"Nengok dia di Motor itu, tapi belum curiga saat itu," katanya. Jefri sendiri didakwa atas kasus pencurian sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 362 KUHPidana. Akibat kejadian itu, korban dirugikan Rp 8 juta. (ira/zen)

 



 





BERITA BERIKUTNYA

loading...