Terkait Kasus Dugaan Korupsi Baju Linmas

Tim Pidsus Obok-Obok Tiga Kantor

Kamis, 30 Juli 2020 - 10:03:53 WIB

GELEDAH: Tim Pidsus Kejari Merangin, memeriksa salah satu kantor terkait kasus dugaan korupsi pengadaan baju Linmas di Kabupaten Merangin, pada tahun 2018.
GELEDAH: Tim Pidsus Kejari Merangin, memeriksa salah satu kantor terkait kasus dugaan korupsi pengadaan baju Linmas di Kabupaten Merangin, pada tahun 2018.

MERANGIN - Kejari Merangin mengebut pengembangan kasus dugaan korupsi pengadaan baju Linmas pada 2018 lalu. Rabu (29/7), tim menggeledah tiga kantor secara bergantian.

 

Penggeledahan tersebut dipimpin langsung Kajari Merangin Martha Parulina Berliana, didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Arliyansyah dan Kasi Intel Taufik, dikawal kepolisian bersenjata lengkap.

 

Tempat pertama yang diperiksa adalah Kantor Satpol PP Kabupaten Merangin. Dalam penggeledahan yang memakan waktu 2 jam lebih tersebut, didapat sebanyak 30 berkas dan langsung diangkut oleh Tim Pidsus Kejari Merangin. Setelah itu Kantor Unit Layanan Pengadan (ULP) Merangin yang digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dari sana, didapat 2 berkas yang diamankan.

 

Terakhir Kantor Dinas Penamaan Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kebupaten Merangin yang digeledah selama kurang lebih 30 menit, dan didapat 2 berkas. "Hari ini tiga kantor yang diperiksa dan kami membawa beberapa berkas dari masing masing kantor," kata Kasi Pidsus Kejari Merangin, Arliyansyah.

 

Kata dia, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan beberapa saksi. "Ada 52 saksi yang kita periksa. Dalam penggeledahan hari ini (kemarin, red) ada beberapa berkas yang kita bawa. Dan juga masih ada beberapa berkas belum kita temukan. Kemungkinan kita akan lakukan penggeledahan di tempat lain," tandasnya.

 

Sebelumnya, pada kejaksaan menetapkan orang sebagai tersangka dalam kasus ini. "Ada empat tersangka, inisial SH, ACH, AZ dan ISK. Kemungkinan masih ada tersangka lain," kata Martha, Senin (27/7) lalu.

 

Kasus yang menjerat empat orang tersangka tersebut, merugikan negera sebesar Rp 400.340.550. Pagu anggaran Rp 1.031.800. Sementara kerugian negara yang ditemukan hampir separuh dari jumlah pagu tersebut.

 

Empat orang ini memiliki peran masing-masing. SH selaku pelaksana kegiatan, ACH bersama SH, kemudian AZ selaku pengguna anggaran dan PPK, sementara SH selaku ketua Pokja.

 

Pengadaan baju Linmas ini diadakan oleh Satpol PP Kabupaten Merangin pada 2018 lalu. Saat itu,  lelang dimenangkan oleh CV Fico Putra Merangin. Jumlah baju Linmas yang dibagikan sebanyak 1.716. Ini dibagi ke 858 TPS yang ada. Tiap TPS, menerima dua baju. (min)






BERITA BERIKUTNYA

loading...