Beberapa Orang Sembunyi di Kamar Mandi

Tarif Sekali Main RP 500 Ribu

Kamis, 30 Juli 2020 - 10:01:14 WIB

AMANKAN: Telrihat belasan wanita dan pria yang diamankan dalam razia, pada Selasa (28/7) dini hari kemarin.
AMANKAN: Telrihat belasan wanita dan pria yang diamankan dalam razia, pada Selasa (28/7) dini hari kemarin.

JAMBI – lagi-lagi, aksi prostitusi melalui aplikasi online kembali terungkap saat Tim Serigala Polresta Jambi bersama Disabhara Polda Jambi, menyisir sejumlah kos-kosan yang berada di Kota Jambi.

 

Seperti yang didapat saat merazia Kosa Alpine yang berada di Jalan Sri Gunting, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, pada Selasa (28/7) dini hari kemarin.

 

Di dalam kamar nomor 112, petugas menemukan wanita bernama Melania (20) warga Kecamatan Danau Sipin. Gerak-geriknya terlihat mencurigakan saat dinterogasi petugas. Penggeledahan pun dilakukan, dan ditemukan alat kontrasepsi yang disimpan di dalam lemari.

 

Tak hanya itu, saat hp Melania diperiksa, juga didapai bahwa ia menjajankan dirinya di aplikasi online. “Kami sudah dua bulan di sini. Biasanya kami BO Rp 500 ribu sekali main,” akunya di hadapan petugas.

 

Kamar lain pun juga menjadi sasaran petugas. Tepat di kamar 101 ditemukan 4 orang pria. Bahkan juga ditemukan 2 alat kontrasepsi, di mana 1 nya telah digunakan serta tisu magic.

 

"Itu punya (kondom,red) saya, habis saya gunakan bersama pacar saya. Ketiga orang ini teman saya, mereka hanya main saja pak," sebut seorang pria dalam kamar tersebut.

 

Sementara salah satu pintu kamar terpaksa dicongkel, karena setelah 30 menit memanggil, penghuni kamar tak kunjung keluar. Benar saja, saat pintu terbuka didapati 7 wanita dan 5 pria, bukan suami istri. Bahkan sebagian ada yang bersembunyi di kamar mandi.

 

Alhasil, mereka semua dibawa ke Polresta Jambi untuk didata dan dilakukan pembinaan serta pemeriksaan lebih lanjut. Katim 1 Serigala Kota, Ipda Mardendi mengatakan, kegaitan tersebut akan terus dilakukan guna mengantisipasi tindakan kriminal terutama curas, curat, curanmor (3C) serta peredaran narkoba.

 

"Bahwa di sana kami menemukan sejumlah wanita yang menjajankan dirinya melalui aplikasi online," tutupnya. (bel/zen)






BERITA BERIKUTNYA

loading...