Bagi Penyelenggara Pilkada

Belum Ada Jaminan Kesehatan

Selasa, 30 Juni 2020 - 11:49:20 WIB

 JAMBI - Meski tahapan Pilkada pasca Covid-19 sudah dimulai sejak pertengahan Juni lalu, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai jaminan kesehatan penyelenggara Pilkada serentak tersebut. Padahal berkaca dari Pilpres lalu, jaminan kesehatan bagi penyelenggara dinilai sangat dibutuhkan. Mengingat beban kerja penyelenggara cara yang cukup tinggi.

Abdul Rohim, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi mengatakan, hingga saat ini belum ada arahan mengenai ada atau tidaknya jaminan kesehatan penyelenggara Pilkada tersebut. Dia pun menyadari kemungkinan adanya penyelenggara yang sakit atau kelelahan ketika bertugas.

"Sementara ini belum ada. Kami sifatnya menunggu dari pusat, regulasinya seperti apa," katanya.

Dalam berbagai diskusi, atau web seminar (webinar) yang beberapa kali dilakukan pada saat pandemi Covid-19, jaminan kesehatan tersebut telah dipertanyakan. Namun tetap jawabannya sama, yakni menunggu arahan dan keputusan dari pusat.

"Kalau soal kemungkinan ada atau tidak, semestinya memang ada. Setidaknya jaminan kesehatan seperti kerjasama dengan pihak asuransi. Kami juga sudah tanyakan ke KPU Provinsi, jawabannya sama menunggu dari pusat," katanya.

Kalau melihat dari kejadian pada Pilpres lalu, penyelenggara Pemilu yang meninggal saat bertugas, diberikan santunan. Namun, tentu tak harus menunggu ada korban jiwa lagi dalam penyelenggaraan Pilkada serentak. Setidaknya, para penyelenggara dijamin kesehatannya dalam menjalankan tugas.

"Iya, sementara ini belum ada. Bukan tidak ada. Kalau bahasanya tidak ada, itu sudah terkunci berarti. Kita berharap akan ada nantinya, untuk berjaga-jaga," tandasnya. (Enn/zen).

 



 





BERITA BERIKUTNYA

loading...