Rp 800 Ribu Sekali Main

Sabtu, 27 Juni 2020 - 10:32:52 WIB

JAMBI - Sejumlah Anak Baru Gede (ABG) terjaring razia, di dalam kamar Hotel Jambi Raya, Kecamatan Pasar Jambi. Razia tersebut dilaksanakan petugas gabungan dari Polsek Pasar, Kamis (25/6) malam sekitar pukul 22.00.

Dari penelusuran polisi, dua orang wanita rupanya sengaja menjual diri lewat salah satu aplikasi media sosial. Seperti pengakuan DR. Wanita yang masih berusia 17 tahun ini, mengaku sudah melakukan praktek ini sejak 2 minggu lalu.

"Saya menggunakan aplikasi pak. Biasanya 1 kali main tarifnya Rp 800 ribu," kata dia. Tarif tersebut, sudah termasuk dengan harga hotel. “Saya tinggal di hotel sudah 2 minggu, tamu yang mau mesan harus menggunakan aplikasi," katanya kepada polisi.

Kemudian wanita kedua, adalah RO (36). Awalnya, petugas tak curiga apapun. Tapi setelah ponselnya dicek, rupanya dia juga menjajakan dirinya lewat aplikasi. “Tapi jangan sampai tahu suami saya,” pintanya pada petugas.

Pantuan Jambi Independent, petugas memeriksa tiap kamar di hotel tersebut. Kamar pertama berisi sepasang suami istri. Petugas lalu bergerak ke lantai tiga dan di sana ada satu kamar berisi dengan lima orang, AP (25), DN (23), AG (17), DA (17) dan SI (17).

Di kamar lain tak jauh berbeda. Polisi kembali menyaksikan pemandangan, satu kamar berisi dari dua orang. Mereka inisial RF (19), AL (19), MH (16), NB (16), dan RM (17). Di kamar berikutnya, petugas menemukan YI (25) yang saat itu sedang sendirian. Pengakuannya, dia sedang menunggu kekasihnya yakni SB (25).

Semua pasangan di luar nikah itu, kemudian digiring ke Mapolsek Pasar untuk proses lebih lanjut. Kapolsek Pasar Jambi AKP Indar Wahyu Dwi Septian, melalui Kanit Reskrim IPDA Rinno mengatakan, kegiatan razia yang dilaksanakan tersebut merupakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) dengan sasaran hotel di wilayah Pasar. 

"Untuk malam ini kita mengamankan sebanyak 5 pasangan di luar nikah yang sedang berduaan di dalam kamar hotel," katanya. 

Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan sementara di dalam ponel masing-masing penghuni kamar yang terjaring razia, petugas menemukan aplikasi sosmed. "Saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan dan akan kita dalami apabila nanti terbukti ada unsur prostitusi online maka nanti kita akan koordinasi dengan unit PPA Polresta Jambi," kata dia. (bel) 






BERITA BERIKUTNYA

loading...