Harga Sawit Perlahan Naik

Senin, 06 April 2020 | 10:08:10 WIB | Dibaca: 190

PANEN : Warga saat mengumpulkan sawit. Saat ini harga Sawit di Provinsi Jambi mengalami kenaikan.
PANEN : Warga saat mengumpulkan sawit. Saat ini harga Sawit di Provinsi Jambi mengalami kenaikan.

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAMBI – Sepertinya masyarakat harus bersyukur, di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona ini. Secara perlahan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit di Provinsi Jambi kembali mengalami kenaikan harga mencapai Rp 1.672.49 perkilogram, dari harga sebelumnya Rp 1.487.73.

“Alhamdulillah ada sedikit kenaikan, karena memang melemahnya rupiah,” kata Agusrizal Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Minggu (5/4). Selain itu, akibat corona yang mewabah hingga ke penjuru negara. Dan mengakibatkan lockdown, sehingga saingan Indonesia untuk ekspor sawit berkurang. Sehingga harga bisa kembali naik. “Malaysia kan sudah lockdown, ini juga mempengaruhi harga sawit kita,” tambahnya.

Meski demikian, Agusrizal mengatakan untuk saat ini juga sawit di beberapa daerah yang ada di Provinsi Jambi masih mengalami track atau kurang buah. “Ini juga salah satu alasan kenapa harga sawit kembali naik,” sebutnya.

Kata dia, memang beberapa waktu lalu harga sawit mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena ada penutupan akses keluar masuknya di negara China membuat ekspor sawit turut dihentikan. Diketahui, harga TBS seminggu ke depan usia 3 tahun Rp 1.317,68  perkilogram, usia 4 tahun Rp 1.335,31 perkilogram, usia 5 tahun Rp 1.440,43 perkilogram.

Kemudian untuk usia 6 tahun memiliki harga Rp 1.522,13 perkilogram, usia 7 tahun dengan harga Rp 1.560,57 perkilogram, usia 8 tahun Rp 1.562,83 perkilogram. Selanjutnya juga, untuk usia 9 tahun Rp 1.624,55 perkilogram, usia 10-20 tahun Rp 1.520,43 perkilogram, kemudian juga untuk usia 21-24 tahun Rp 1.520,26 perkilogram. (slt)






BERITA BERIKUTNYA

loading...