Korban Meninggal 8.732 Jiwa, Mayoritas Usia 45 Tahun ke Atas

Jumat, 20 Maret 2020 | 09:31:56 WIB | Dibaca: 169

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAKARTA – Wabah virus corona jenis baru (Covid-19) terus mengganas. Kondisi ini pun membuat dampak rupiah terhadap dolar melemah.  Parahnya lagi, kasus kematian tak terbendung. Di sejumlah negara mengalami lonjakan kasus yang signifikan. Tak terkecuali di Indonesia. Total hinggga Kamis (19/3) pukul 17.30 WIB pasien positif corona bertambah menjadi 309 kasus.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyebutkan terjadi kenaikan dibandingkan pada data Rabu(18/3). Dimana pasien positif virus corona hanya 227 kasus. Terjadi penambahan kasus sebanyak 82 kasus pada Kamis (19/3).

”Terhitung mulai tanggal 18 pukul 12.00 WIB sampai dengan tanggal 19 pukul 12.00 WIB. Ada beberapa pemambahan kasus baru,” jelasnya.

Yuri merinci wilayah positif virus corona antara lain Bali 1 orang, Banten sebanyak 10 orang dan total akumulasi 27, Jogjakarya sebanyak 2 orang dan total akumulasi 5 orang.

Lalu, DKI Jakarta 52 orang sehingga total 210 orang, Jawa Barat 2 orang dan total 26, Jawa Tengah 4 orang dan total 12 orang, Jawa Timur 1 orang dan total 9 orang, Kalimantan Barat jumlah tetap 2, Kalimantan Timur 2 dan total 3 orang.

Disusul Kepulauan Riau 2 dan total 3 orang, Sulawesi Utara 1 orang, Sumatera Utara 1 dan total 2 orang, Sulawesi Tenggara 3 orang, dua kasus baru Sulawesi Selatan, Lampung 1, Riau 2.

Sementara dari data yang dikutip dari Johns Hopkins University, total ada sebanyak 214.894 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara itu, angka kematian sebanyak 8.732 orang dan pasien sembuh 83.313 orang. Nah berikut 10 negara dengan jumlah kasus terbanyak:

Cina:

81.102 kasus

lebih dari 3.122 kematian.

 Itkasus

35.713 kasus

2.978 kematian

 Iran:

17.361 kasus

1.135 kematian

Spanyol: 13.910 kasus

623 kematian

Jerman:

12.327 kasus,

28 kematian

Perancis:

9.052 kasus,

148 kematian

Korea Selatan:

8.413 kasus,

84 kematian

Amerika Serikat:

7.769 kasus,

55 kematian

 Swiss:

3.028 kasus,

28 kematian

Inggris:

2.642 kasus,

71 kematian.

Sementara itu di Indonesia, data terakhir yang dipublikasikan sudah mencapai 25 orang. Yurianto menambahkan, persentase angka kematian tersebut sekitar 8 persen dari total kasus pasien covid-19 yang dirawat. ”Kurang lebih adalah sekitar 8 persen dari total kasus yang kita rawat. Angka ini berjalan dinamis,” imuhnya.

Menurut Yuri, kebanyakan pasien yang meninggal berkisar umur 45 hingga 65 tahun dan hanya ada satu kasus yang meninggal berusia 37 tahun. Pasien yang meninggal juga rata-rata sudah memiliki penyakit awal seperti diabetes dan hipertensi.

”Sebagian besar adalah diabet, hipertensi dan kemudian penyakit jantung kronis. Beberapa di antaranya adalah penyakit paru menahun,” ungkap Yuri.

Ditambahkannya angka kematian ini bersifat dinamis. Ia berharap tidak ada lagi pasien yang meninggal karena Covid-19. (fin/ful)






BERITA BERIKUTNYA

loading...