Baku Hantam di Kongres PAN, Kaca Hotel Pecah, Peserta Luka-luka

Rabu, 12 Februari 2020 | 07:19:41 WIB | Dibaca: 114

BANGKO-INDEPENDENT.COM, KENDARI— Bentrok pecah diacara Kongres PAN yang berlangsung di Hotel Claro Kota Kendari, Selasa (11/2/2020). Puluhan kader maupun peserta Kongres dilaporkan luka-luka. Pantauan Kendari Pos, satu orang korban bahkan dilarikan ke rumah sakit Bhatangkara. Satu korban dibawah ke RS menggunakan Ambulance.

Saat ini korban sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Belum diketahui nama peserta Kongres tersebut. Namun ketika sampai di RS Bhayangkara, peserta Kongres ini langsung mendapatkan bantuan oksigen.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, Kompol Sukardi membenarkan adanya pasien tersebut. Satu pasien yang masuk diketahui merupakan peserta Kongres karena memiliki ID Card. “Kita lihat ada tanda pengenalnya. Hanya satu peserta yang kami ketahui dan sementara dirawat,”tuturnya.

Sementara korban lainya yang mengalami luka hanya mendapat perawatan dalam ruangan Hotel Claro. Bentrokan itu diduga dipicu persoalan kepesertaan. “Yang luka dari kami mencapai puluhan orang. Sekarang sementara mendapat perawatan. Banyak yang kena lemparan kursi dan benda lainnya,” kata Asri Anas, salah seorang tim pemenangan Mulfachri Harahap.

Ricu bermula saat istirahat selesai, sekitar pukul 13.30 Wita. Saat itu kubu Mulfachri Harahap memasuki area sidang pleno pertama, Kongres ke V PAN. Tak lama berselang keributan terdengar. Peserta dan pihak keamanan berhamburan. Pantauan Kendari Pos terlihat kursi dari dalam ruang sidang pleno berterbangan. Keributan itu pun menjalar hingga luar gedung Phinisi Hotel Claro. Tidak hanya kursi yang berhamburan, kaca pintu dekat gedung Phinisi pun pecah.

Sejumlah orang yang keluar pun terpantau mengalami luka-luka. Bahkan, beberapa lainnya harus diamankan pihak Kepolisian karena dianggap menjadi provokator. Kapolda Sultra Brigjend Pol Merdisyam ikut turun untuk menenangkan masa.

“Brimob tingkatkan keamanan. Brimob tingkatkan keamanan,” teriak sang Jendral kepada personil Brimob.

Ditemui terpisah, salah satu kandidat Ketua Umum Mulfachri Harahap mengungkapkan persoalan yang terjadi terkait kepesertaan. “Banyak orang yang tidak berhak. Ini sudah kita ungkapkan jauh hari sebelumnya,” tuturnya. Mulfachri mengungkapkan pihaknya hanya ingin orang yang tidak berkepentingan dikeluarkan dari arena kongres. “Voters saya berada diluar. Kita menolak selama sebelum disterilisasi,” pungkasnya. (ade/yog/LP/fin)






BERITA BERIKUTNYA

loading...