Anak Punk Dibekuk

Senin, 10 Februari 2020 - 11:03:03 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MERANGIN-Seorang pemuda bernama Abdi Hamdi (20) warga Kecamatan Renah Pamenang menjadi bulan-bulanan lantaran dianiaya oleh Wira (20)warga Kelurahan Dusun Bangko yang tak lain adalah anak Punk.

Kejadian penganiayaan yang dialami Abdi Hamdi terjadi pada Selasa (4/2) sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelumnya korban sedang duduk-duduk bersama temanya di depan Kantor Bupati Merangin. Sedang asik duduk, korban lalu didatangi pelaku yang saat itu tengah mabuk Miras. Pelaku lalu menanyakan korban tinggal dimana, dikarenakan suara korban kecil dan tak jelas. Tiba-tiba pelaku langsung memukul dan menendang korban hingga terjatuh kedalam got yang ada di depan kantor Bupati Merangin.

Puas menganiaya korban hingga berdarah, selanjutnya pelaku pergi meninggalkan korban tersungkur di dalam got. Tak terima dianiaya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Merangin.

Pelaku sempat buron selama dua hari, hingga akhirnya berhasil dibekuk saat berada dikediamanya di Lingkungan Talang Kawo, Kelurahan Dusun Bangko. Saat tiba di Polres Merangin, pelaku mengakui telah menganaiya korban.

“Saya kesal dengan korban. Saat itu saya dalam pengaruh alkohol hingga langsung memukul korban,” ucap Wira.

Kapolres Merangin AKBP M Lutfi melalui KBO Satres Reskrim IPDA Rezi Darwis membenarkan jika anggotanya mengamankan seorang anak Punk penganiaya seorang pemuda. “Pelaku kita amankan saat berada dikediamanya. Pelaku mengakui perbuatanya menganiaya seorang pemuda di depan Kantor Bupati Merangin. Pelaku diancam dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman penjara di atas lima tahun,” tutupnya. (zak)






BERITA BERIKUTNYA

loading...