Bersama 7,90 Gram Sabu

Bede Sabu Diciduk

Senin, 10 Februari 2020 - 10:11:36 WIB

AMANKAN : Tim Satres Narkoba Polres Merangin saat mengamankan warga Sarolangun yang menjadi bandar sabu.
AMANKAN : Tim Satres Narkoba Polres Merangin saat mengamankan warga Sarolangun yang menjadi bandar sabu.

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MERANGIN - Aparat kepolisian Satres Narkoba Polres Merangin kembali berhasil mengamankan satu bandar Nakotika jenis sabu. Kali ini pelaku merupakan warga Desa Limbur Tembesi, Kecamatan Batin VIII Kabupaten Sarolangun. Penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 7,90 Gram narkotika jenis sabu.

Penangkapan pelaku bernama Hendri Wahyudi (35) warga Kecamatan Sarolangun dilakukan Selesa (4/2), sekitar pukul 12.30. Dimana pihak kepolisian mendapatkan informasi jika di wilayah Desa Tanjung Benuang, Kecamatan Pamenang Selatan akan ada terjadi transaksi Narkotika jenis sabu.

Dari informasi tersebut, kepolisian melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi kejadian. Sesaat tiba di lokasi kejadian Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Merangin melihat seseorang dengan gelagat mencurigakan. Saat diamankan pihak kepolisian pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap aparat kepolisian. 

Pelaku sempat berkelahi dengan aparat kepolisian, karena kalah jumlah. Pelaku tak berkutik dan langsung dibekuk. Saat digeledah ditemukan dua bungkus rokok yang berisikan Narkotika jenis sabu sebanyak 7,90 Gram berada didalam saku celana pelaku.

Usai diamankan, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Merangin untuk di intrograsi lebih lanjut. Dari hasil intrograsi, pelaku mengakui jika barang haram tersebut didapat dari daerah Musirawas.

Kapolres Merangin AKBP M Lutfi melalui Kasatres Narkoba AKP Ismail membenarkan jika anggotanya telah mengamankan satu orang pelaku penyalah gunaan Narkotika jenis sabu.

“Pelaku kita amankan saat ingin mengedarkan Narkoba di wilayah Kecamatan Pamenang Selatan. pelaku akan kita jerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara di atas lima tahun,” tutupnya. (zak)






BERITA BERIKUTNYA

loading...