Warga Tebo Terduga Teroris Tewas Ditembak di Riau

Polisi Akan Cocokkan DNA Orang Tua

Sabtu, 08 Februari 2020 | 10:48:50 WIB | Dibaca: 113

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MUARATEBO - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di backup Polda Riau dan Polres Pelalawan berhasil menebak mati seorang terduga teroris asal Provinsi Jambi di Kabupaten Pelalawan, Riau. Terduga teroris inin ditembak mati di peraiaran Sungai Kampar Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan.

Pelaku diduga adalah jaringan Jamaah Ansharut Daulah Jambi.
Penembakkan ini, kerena terduga berusaha menyerang petugas dengan melempar bom pipa, petugas akhirnya melepaskan tembakan ke arah pelaku. Pelaku akhirnya tewas di tempat kejadian perkara.

Dari penelusuran Jambi Independent di Kabupaten Tebo, terduga teroris itu, bernama Wahyu yang merupkan warga Tebo, warga Desa Teluk Pandan Rambahan, Kecamatan Tebo Ulu.

Dari Kepala Desa Teluk Pandan Rambahan Tebo Ulu, Razali Jumat (7/2), dirinya sebagai Kepala Desa, membenarkan jika Wahyu terduga teroris yang tewas ditembak polisi di Riau merupakan warganya.

“Benar Wahyu adalah warga kita (Desa Teluk Pandan, red). Dia memang sudah lama tinggal di desa ini,” kata Razali.
Razali juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya tengah berada di rumah duka. Dirinya menjelaskan, bahwa allmarhum mememiliki istri dan satu orang anak.

Namun dirinya tidak tahu persis bagaimana keseharaian allmarhum. Namun dirinya mengungkapkan, bahwa allmarhum sering bergaul dengan amsyarakat lainnya.

“Kami tidak tahu apakah dia ada keterlibatan dengan teroris. Kalau berbaur sama masyarakat pastilah,” ungkapnya.
Namun sejak sebulan terkhir ini kata Razali, allmarhum sudah jarang terlihat lagi di tengah masyarakat.

Kades juga menerangkan, bahwa pihak keluarga almarhum dipanggil oleh Polres Tebo untuk memastikan terkait kebenaran bahwa yang bersangkatan memang almarhum. Pihak kekuarga kata kades nantinya juga akan dilakukan tes DNA untuk mencocokkan dengan jasad almarhum nantinya.

Baca Juga: Mengaku Khilaf, Kakek Cabuli Cucunya

“Tadi juga pihak keluarga termasuk orang tua almarhum telah dipanggil oleh pihak Polres Tebo untuk memastikan kalau almarhum memang anaknya. Namun nantinya pihak keluarga juga akan dilakukan tes DNA untuk mencocokkan dengan almarhum,” jelas Kades.

Camat Tebo Ulu, Sarpandi saat dikonfirmasi Jumat (7/2) mengaku pihaknya belum bisa memastikan bahwa korban terduga teroris yang tewas ditembak di riau merupakan Warga Desa Teluk Pandan Rambahan Kecamatan Tebo Ulu.

Namun dirinya menjelaskan, bahwa pihak Polres Tebo bersama pemerintah Kecamatan Tebo Ulu akan memanggil pihak keluarga dan kades setempat untuk memastikan terkait hal tersebut.

“Kita belum biso memastikan hal tersebut, tapi sekarang bersama kasat dari Polres Tebo, Kades dan pihak keluarga, kita tengah menunggu tim untuk tes DNA terhadap pihak keluarga,” singkat Camat.

Begitu juga yang disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Riedho saat dikonformasi mengatakan, bahwa pihak Polres Tebo saat ini tengah melakukan pertemuan dengan pihak keluarga almarhum untuk mengabil sampel DNA. Sampel DNA tersebut kata kasat, akan dikirim ke Mabes Polri sambil terus berkoodinasi dengan pihak Polda Jambi.

“Kita masih melakukan pertemuan dengan pihak keluarga untuk mengambil sampel DNA. Melalui koordinasi dengan Polda Jambi, sampel DNA nantinya akan dikirim ke Mabes Polri untuk dicocokkan,” singkat Kasat.

Jamaah Ansharut Daulah Jambi
Soal Jamaah Ansharut Daulah Jambi, Informasi yang Jambi Independent di Kabupaten Tebo, Jamaah Ansharut Daulah Jambi ini memang sudah sejak lama gerak geriknya membuat curiga masyarakat. “Ini seperti ada aliran Radikalisme,” ucap sumber kepada Jambi Independent.

Lokasi persisnya jamaah ini berkumpul, di Kecamatan 7 Koto, Kabupaten Tebo. Wilayah ini memang sangat dekat ke Pekanbaru. Karena letaknya di perbatasan kedua Provinsi, lokasi terdekat untuk menembus Pekanbaru, melalui jalan perusahaan. “Nah didalam hutan ini, perbatasan antara Provinsi Jambi-Pekanbaru dan memang lintasan tersebut didalam jalan perusahaan didalam hutan atau jalan koridor,” kata sumber.

Sambungnya, dan TKP Perarairan di Pelelawan Pekanbaru memang perbatadan Jambi-Pekanbaru. Jamaah ini sebelumnya memang sudah tercium oleh pihak Kesbangpol dan Polres Tebo.(cr04)






BERITA BERIKUTNYA

loading...