Korban Tewas Corona Terus Bertambahv

Sabtu, 08 Februari 2020 - 10:17:55 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, BEIJING – Komisi Kesehatan Nasional Cina merilis angka terbaru korban meninggal dan terinfeksi virus corona, Jumat (7/2). Hingga saat ini korban terinfeksi di seluruh Cina mencapai 31.161 orang dan 636 meninggal dunia.

Artinya ada penambahan 3.143 kasus terbaru yang dilaporkan dengan jumlah terbanyak berada di pusat epidemi. Dari semua korban terinfeksi, 4.800 di antaranya dalam kondisi serius.

Di Provinsi Hubei saja, di dalamnya terdapat kota pusat epidemi Wuhan, jumlah korban terbaru yang terinfeksi bertambah 2.447 orang dalam sehari.

Sementara itu hingga Jumat, 636 orang meninggal di seluruh Cina atau ada penambahan 73 korban terbaru. Sebanyak 69 di antaranya berasal dari Hubei.

Disebutkan, jumlah korban terinfeksi masih sangat mungkin berkembang secara signifikan. Komisi menyebut ada 26.000 orang yang berstatus suspect virus corona. Mereka tersebar di berbagai provinsi dengan konsentrasi terbanyak di Hubei.

Di luar negeri, jumah penderita yang terinfeksi juga bertambah. Negara dengan kasus terbanyak hingga hari ini adalah Jepang. Hal ini terkait karantina terhadap kapal pesiar Diamond Princess yang mengangkut 3.700 penumpang dan kru.

Jumlah penderita di Negeri Sakura melonjak setelah 41 penumpang kapal pesiar dinyatakan positif virus corona pada Jumat, membengkak dari sebelumnya 20. Dengan demikian penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang sudah dipastikan terjangkit 61 orang.

Negara lain dengan kasus terbanyak adalah Singapura dengan 28 kasus dan Thailand 25 kasus. Lalu Korea Selatan 23 kasus, wilayah administratif Hong Kong 22 kasus, Australia 14 kasus, Taiwan 13 kasus, Amerika Serikat, Jerman, dan Malaysia masing-masing 12 kasus, Vietnam dan Macau masing-masing 10 kasus, serta negara lain.

Jik ditotal sudah ada 28 negara, termasuk Cina, yang melaporkan kasus virus corona. Sementara itu jumlah korban meninggal di luar Cina daratan dua orang yakni masing-masing di Filipina dan Hong Kong. (der/fin)






BERITA BERIKUTNYA

loading...