Atap Tribun Timur Stadion Bhakti Karya Ambruk

Sebut Akibat Alam

Selasa, 04 Februari 2020 - 08:58:25 WIB

AMBRUK : Kondisi atap tribun timur Stadion Bhakti Karya yang ambruk.
AMBRUK : Kondisi atap tribun timur Stadion Bhakti Karya yang ambruk.

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  KUALATUNGKAL – Atap bagian timur Stadion Bhakti Karya, Kualatungkal, ambruk ketika angin kencang melanda Kualatungkal. Dari pantauan lokasi sesaat seusai kejadian, atap yang terlepas tersebut juga turut merobohkan beberapa bagian dinding kawat lapangan tenis yang lokasinya bersebelahan dengan stadion.

Namun warga menilai, terlalu dini bagi dinas terkait menyebutkan kalau itu akibat alam. Sebelum menyimpulkan akibat alam, sejatinya dilakukan penyelidikan awal. Apakah proyek tribun Timur Stadion Bhakti Karya itu sesuai spesifikasi atau tidak.   

Bangunan ini kan baru direhab pada APBD 2019 lalu, seharus belum roboh kalau hanya di terpa angin kencang. “Investigasi dulu dengan benar, jangan langsung sebut itu bencana, patut juga diduga ini faktor perencanaan yang asal jadi. Rumah warga yang diterpa angin dengan kekuatan yang sama tidak ambruk," tandasnya.

Dorongan agar diselidiki aparat penegak hukum pun mengalir dari kalangan DPRD Tanjab Barat. Seperti dikatakan Supryogi, dari Fraksi Golkar, robohnya atap tribun stadion timur Bhakti Karya, diduga karena perencanaan pembangunan yang tidak matang.

"Perencanaan pembangunan di Tanjab Barat ini semuanya tidak bagus. Kami meminta penegak hukum untuk menyelidiki persoalan ini, karena jika peristiwa ini terulang, resiko yang diakibatkan akan sangat besar.

Seandainya ada korban jiwa, bagaimana? Kan bahaya itu. Untung saja peristiwa kemarin tidak memakan korban jiwa," ucapnya.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Tanjab Barat Yusuf, mengatakan, terjangan angin yang merobohkan atap tribun stadion timur tersebut dinyatakan sebagai akibat alam. “Namanya juga bencana alam, tentunya di luar dugaan kita. Yang pasti bagian yang rusak akan segera kita perbaiki,” ujarnya, Senin (3/2).

Pihak Disparpora saat ini sedang melakukan evakuasi untuk mengangkat bagian atap yang roboh. “Hari ini (kemarin, red) kita evakuasi dulu, tahapan selanjutnya tentu berproses, akan direhab atau di bangun baru," bebernya.

Ketika disingung perihal indikasi perencanaan bangunan yang tidak matang, ia mengakui belum mengetahui. “Kalau soal itu bisa ditanyakan dengan kabid yang lama. Karena pada saat penganggaran dan pelaksanaan pekerjaan, saya belum menjabat di sini,“ elaknya.

Mosaring, dari pihak rekanan pembangunan atap tribun timur yang ambruk itu, mengatakan, robohnya atap disebabkan faktor bencana alam. "Ini bencana alam tentu kembali kepada dinas terkait. Kita sudah melaksanakan pekerjaan sesuai RAB. Untuk masa pemeliharaan sudah lama habis, tapi kita siap berkoordinasi bersama dengan dinas untuk tindak lanjut bangunan yang rusak tersebut,” tandasnya. (zol/ira)

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...