Membangun Jambi Agar Lebih Baik Lagi

Bukan Syahwat Politik

Senin, 03 Februari 2020 | 10:21:42 WIB | Dibaca: 408

BERSAMA : H Al Haris saat bertatap muka dengan masyarakat di Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari.
BERSAMA : H Al Haris saat bertatap muka dengan masyarakat di Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari.

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  BATANGHARI  -Bakal majunya Bupati Merangin dua periode H Al Haris, pada pemilihan Gubernur Jambi mendatang, bukan karena syahwat politik atau nafsu ingin berkuasa di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Hal tersebut ditegaskan H Al Haris, ketika bertatap  muka dengan ratusan masyarakat di rumah Anshori, wilayah Durian Luncuk Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari, Jumat malam (1/2).

“Kalau saya maju pada Pilgub Jambi mendatang hanya kareno syahwat politik atau nafsu ingin berkuasa, maka akan membawa mudhorat bagi sayo maupun negeri ini,” tegas H Al Haris.

Diakui bupati yang dikenal paling pandai melobi Pemerintah Pusat ini, dirinya sama sekali tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang bupati, karena Al Haris  adalah seorang anak desa  dari keluarga miskin yang tidak memiliki apa apa.

‘’Apalagi sekarang ini untuk menjadi seorang gubernur, tapi karena niat tulis guna mewujudkan Jambi lebih baik, sehingga terdorong untuk maju. Allah sudah sangat luar biasa memberi hidayah, karunia dan nikmat kepada sayo,’’terang H Al Haris.

Tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin lanjut anak angkat mantan gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) ini, memimpin dengan baik dan mampu menjadikan ladang ibadah.

‘’Jika Allah mengizinkan saya menjadi Gubernur Jambi, insya Allah akan bisa berjalan dengan baik dan membawa kebaikan bagi masyarakat banyak maupun diri sayo sendiri,’’terang H Al Haris.

Pada kesempatan itu bupati peraih segudang penghargaan ini, menceritakan pertama kali dirinya masuk Jambi kerja di Radio Republik Indonesia (RRI) pada 1992. Lalu pindah tugas  Pemprov Jambi dan langsung mendapat beasiswa untuk kuliah.

Selesai kuliah langsung dilantik menjadi Sekretaris Kelurahan Selamet, lalu menjadi Lurah Selamet.  Pada 2006 pindah tugas ke Pemkab Sarolangun dan pada 2010 pindah lagi  ke Pemprov Jambi lagi.

Pada 2013 balik ke Merangin menjadi bupati. ‘’Di Lembaga Adat Melayu Jambi, saya sampai hari ini masih menjabat sebagai bendahara umum,’’kenang H Al Haris  membuat ratusan warga yang mendengarkan terkesima.

Dipenghujung pertemuan yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan tersebut, H Al Haris menggelar dialog, guna menampung aspirasi masyarakat. Sapriansi warga Kelurahan Muara Jangga menanyakan tentang Dumisake.

Dijelaskan H Al Haris, program Dumisake ini untuk melanjutkan mimpi mantan Gubernur Jambi HBA di periode ke duanya yang tidak terwujud. Program ini sangat berhasil diterpkan HBA pada kepemimpinannya periode pertama.

Dimana Dumisake membantu masyarakat mendapatkan alat pertanian, membuka jalan-jalan ekonomi dan produksi, bantuan kesehatan masyarakat yang tidak masuk BPJS, bantuan honor guru mengaji dan imam masjid.

Sedangkan Abdul Kholik mantan anggota Lembaga Adat Luncuk  mengajak seluruh  yang  hadir  untuk besama mendoakan H Al Haris menjadi gubernur Jambi. ‘’Nanti Pak Haris bisa bantu kita mengupayakan permasalahan harga karet dan sawit bisa meningkat, sehingga perekonomian rakyat Jambi bisa meningkat,’’harapnya.

Permasalahan karet dan sawit jelas H Al Haris merupakan permasalahan nasional, tetapi pemerintah sedang melakukan uji coba aspal dari bahan baku karet. ‘’Jika ini berhasil maka harga karet kita bisa stabil dan Pemerintah Pusat sudah mengolah sawit untuk bahan bakar kendaraan,’’terang H Al Haris.

Aburaswad warga lainnya pensiunan PNS Pemkab Batanghari juga mendoakan H Al Haris, bisa menangani polemik truk batubara yang seringkali mengundang kemacetan dan kecelakaan.

‘’Permasalahan batubara, tidak ada pilihan lain kita harus membuat jalan khusus kendaraan batubara  dan ini merupakan PR sayo kedepannyo jika terpilih menjadi gubernur Jambi,’’tegas H Al Haris

Sedangkan Sumiati warga Simpang Karemo minta program umroh bagi guru mengaji dan imam mesjid, seperti  yang diterapkan di Kabupaten Merangin. “Program umroh  ini merupakan reward kepada guru ngaji dan imam mesjid berprestasi dan telah lama mengabdi di desa mereka. Insya Allah nanti program ini juga akan kita bawa ke Pemprov Jambi,” tegas H Al Haris. (*/tim)






BERITA BERIKUTNYA

loading...