BREAKING NEWS : Diterjang Banjir, 8 Bedeng Ambruk Sejumlah Kendraan Terendam

Selasa, 28 Januari 2020 | 13:05:16 WIB | Dibaca: 102

Warga sedang membantu melakukan evakuasi perabotan rumah milik korban banjir. Barang-barang tersebut diletakkan dipinggir jalan, karena belum ada tenda pengungsian untuk para korban.
Warga sedang membantu melakukan evakuasi perabotan rumah milik korban banjir. Barang-barang tersebut diletakkan dipinggir jalan, karena belum ada tenda pengungsian untuk para korban.

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MM MAUROJAMBI - Hujan deras disertai angin kencang tadi malam mengakibatkan sekitar delapan rumah bedeng di RT 14, Desa Sarang Burung, Kabupaten Muaro Jambi, Ambruk.

Kepala desa Sarang Burung Badrun, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakannya, kejadian ambruknya 8 Bedeng di desanya disebabkan hujan deras semalam.

"Ada 8  bedeng yang ambruk Karno hujan semalam, kondisi air dibawah bedeng itu juga dalam, karna air sungai lagi naik dan meluap," kata Badrun.

Disebutkannya, akibat ambruknya bedeng tersebut hampir semua peralatan tidur, perkakas dapur, pakaian semuanya jatuh kebawah dan terendam air, selain itu, ada 6 unit motor milik penghuni bedeng juga jatuh terendam air.

"Ada anak kecil juga yang jatuh, tapi Alhamdulillah tidak apa apa, cuma luka ringan, sementara motor Ada 6 unit juga jatuh terendam," sebutnya. 

Samhung Badrun, para penghuni rumah bedeng tersebut, merupakan warga pendatang yang mencari kerja. Karna ditempat ini terdapat perusahaan PT PSUT yang sekarang berganti nama menjadi PT SGS. 

Ditambahkannya atas kejadian ini, pihak pemerintahan desa telah melaporkan kejadian ke pihak Kecamatan, dirinya berharap ada perhatian dari instansi terkait atas kejadian ini.

Sementara, Hendra salah seorang warga sekitar mengatakan, saat ini warga sedang bergotong royong membantu mengangkat barang barang yang jatuh ke atas pinggir jalan, barang barang mulai dari perabotan kasur pakaian dan peralatan dapur diamankan di pinggir jalan tempat lokasi kejadian. 

"Warga ikut bantu menyelamatkan barang barang dipindahkan ke tempat yang lebih aman, karna semalam kejadiannya tiba tiba jadi dak bisa diselamatkan, sekarang warga ikut bantu gotong royong," singkat Hendra. (jun)






BERITA BERIKUTNYA

loading...