Fachrori dan Fasha Absen

Senin, 27 Januari 2020 | 07:32:59 WIB | Dibaca: 147

PENJARINGAN: Bakal Calon Gubernur Cek Endra saat menyerahkan berkas pendaftaran ke pengurus DPW PKB Provinsi Jambi.
PENJARINGAN: Bakal Calon Gubernur Cek Endra saat menyerahkan berkas pendaftaran ke pengurus DPW PKB Provinsi Jambi.

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAMBI -  DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memulai proses fit and proper test kepada para bakal calon gubernur yang sudah mendaftar. Tercatat pada saat pendaftaran, ada 9 orang yang mendaftar di partai yang didirikan oleh Gusdur ini.

Sofyan Ali selaku Ketua DPW PKB Provinsi Jambi menyebutkan bahwa para bakal calon sudah mulai ikut tahapan uji kelayakan sesuai dengan mekanisme partai yang telah ditetapkan. Hanya saja ada dua orang bakal calon kita yang tidak hadir untuk mengikuti tahapan tersebut.

“Dua orang yang tidak hadir itu Walikota Jambi Sy Fasha dan Gubernur Jambi Fachrori Umar,” ujarnya. Terkait ketidakhadiran dua kandidat cagub ini, Ia mengatakan jika Fachrori ada mengirimkan surat ke DPP. Sementara Fasha tidak memberikan penjelasan.

“Pak Fachrori Umar menyampaikan surat kepada DPP terhadap alasan mereka tidak bisa hadir fit and proper test,” ujar Anggota DPR RI ini.
Fachrori dan Fasha meminta penjadwalan ulang uji kelayakan dan kepatutan. Namun apakah bisa atau tidak, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada tim desk Pilkada DPP PKB. “Itu ranahnya deks Pilkada. Tapi biasanya bisa saja menyusul,” ujarnya.

Lalu kapan dukungan dikeluarkan? Sofyan Ali mengatakan DPW sifatnya hanya menunggu. Keputusannya ada ditangan DPP. “Kita tunggu saja.

Yang jelas tahapan dari bawah sudah kita sampaikan,” jelasnya. Koordinator uji kelayakan DPP PKB, Eko Suprianto membenarkan tiga nama yang berhalangan hadir minta penjadwalan ulang uji kelayakan. "Pak Fachrori, Fasha, dan AJB akan menyusul, mereka masih ada agenda jadi tidak bisa hadir," katanya. Ia menjelaskan, sesuai absen Bupati Merangin Al Haris sebagai kandidat pertama yang mengikuti uji kelayakan dan terakhir Ramli Taha. Untuk detail apa saja yang menjadi pembahasan, kata dia, itu ranahnya DPP PKB. "Yang pasti uji kelayakan menjadi acuan DPP sebelum melabuhkan dukungan," sebutnya.(muz)






BERITA BERIKUTNYA

loading...