Besok, Ruas Meranti-Pulau Tujuh Diperbaiki

Selasa, 21 Januari 2020 - 20:13:08 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MERANGIN – Ruas jalan utama yang menghubungkan Desa Meranti-Desa Pulau Tujuh, pagi Selasa (21/1) terputus. Akses utama masyarakat itu terputus total akibat dihantam air yang meluap dari sisi badan jalan.

Akibatnya, akses transportasi menuju dua desa tersebut terpaksa dialihkan. Sementara di lokasi diberikan label tanda pengaman agar sementara kendaraantidak melintas di lokasi. Kepala Desa Meranti Sukasno mengatakan sangat berharap agar ruas jalan ini segera bisa diperbaiki.

“Ruas ini merupakan jalan kabupaten, sudah kita surati Kecamatan dan Kabupaten untuk dilakukan penanganan. Sebab ini akses utama arus transportasi masyarakat,” sebutnya.

Apakah transportasi ke daerah itu terputus? Kades menyebutkan pihaknya bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR Merangin mengambil langkah ke jalan alternatif. “Jaraknya memang lebih jauh tapi sifatnya sementara menjelang ini diperbaiki. Kita juga duduk bersama dengan Kepala Dusun 1 untuk membuat jembatan sementara alias darurat,” sebutnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpin dari TRC Dinas PUPR Merangin, Husin mengatakan pihaknya juga memasang rambu-rambu di lokasi. Secara teknis, disini perlu penanganan, sebab gorong-gorong yang ada tidak mampu menampung debir air yang tinggi. Air menghamtam pondasi jalan dan longsor.

“Jika dilihat dari kondisinya sangat dibutuhkan penanganan segera. Jika tidak box culvert disini juga memungkinkan ditangani dengan plat dekker. Sementara ini akan dilakukan pembuatan jembatan darurat,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Merangin Aspan menuturkan sudah mendapatkan informasi secara lisan dari TRC Merangin.  Ia menyebutkan juga terimakasih kepada masyarakat dan Pemerintah Desa Meranti yang sudah mengupayakan dan mengambil langkah penanganan segera.

Lebih lanjut, Dinas PUPR sesegera mungkin melakukan perbaikan. Sebab jika hanya membutuhkan box atau plat dekker ruas jalan itu bisa langsung dilakukan penanganan dengan alokasi Tanggap Darurat.

“Besok bagi langsung diperbaiki, jika plat dekker yang dibutuhkan kita mampu melakukannya. Kecuali jika harus membangun jembatan besar itu perlu waktu. Kami terimakasih kepada masyarakat dan Pemerintah Desa Meranti sudah mengambil tindakan jalan alternatif. Perbaikan ini tidak lagi menunggu APBD, dan langsung dilakukan penanganan segera,” sebutnya. (din)






BERITA BERIKUTNYA

loading...