14 Escavator Masih Beroperasi

PETI Merajalela di Siau dan TPP

Selasa, 08 Oktober 2019 | 08:27:08 WIB

BEKERJA : Alat berat jenis Escavator sedang melakukan aktivitas PETI disejumlah sungai. Aktivitas PETI saat ini masih marak di wilayah Kecamatan Siau dan Tiang Pumpung.
BEKERJA : Alat berat jenis Escavator sedang melakukan aktivitas PETI disejumlah sungai. Aktivitas PETI saat ini masih marak di wilayah Kecamatan Siau dan Tiang Pumpung.

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  MERANGIN - Aktifitas Penambangan Emas Tampa Izin (PETI) menggunakan alat berat jenis escavator ternyata masih meraja lela. Kali ini alat berat untuk kebutuhan ilegal itu masih menggarap lahan di Kecamatan Siau dan Tiang Pumpung.

Tercatat saat ini ada 14 unit escavator yang masih beroperasi di dua kecamatan tersebut. Meski Bupati Merangin telah mengultimatum akan menindak langsung pelaku PETI di wilayah Kecamatan Muara Siau dan Kecamatan Tiang Pumpung. Tampaknya hal itu tidak diindahkan sama sekali oleh pelaku PETI di dua Kecamatan tersebut.

Buktinya hingga kini aktifitas PETI di dua Kecamatan tersebut kian hari kian merajalela. Pantauan media ini ada 14 escavator yang bekerja untuk PETI. Untuk di wilayah Kecamatan Tiang Pumpung yaitu di wilayah Arai ada 4 unit escavator PETI. Sedangkan di wilayah Kecamatan Muara Siau ada 10 escavator PETI. 10 unit alat berat tersebut tersebar di tiga wilayah yaitu Arai Rantau Panjang, Teluk Sikumbang dan Sungai Landur.

Salah satu warga berinisial RS menjelaskan jika aktifitas PETI di dua Kecamatan tersebut masih berjalan dengan mulus tampa ada yang merazia sama sekali.

“Alat masih banyak bekerja di dua Kecamatan tersebut. Paling banyak di Kecamatan Muara Siau. Wacana Bupati ingin merazia lokasi PETI tersebut tidak membuat pelaku PETI menggeruk emas di dua Kecamatan tersebut berhenti,” jelas RS, Senin (7/10).

Terkait masih banyaknya aktifitas PETI di wilayah Kecamatan Muara Siau dan Tiang Pumpung, Kapolsek Siau Iptu Echo H Sitorus belum berhasil dibincangi. Ketika dihubungi melalui via ponsel, bernadakan aktif tapi tidak menjawab panggilan masuk.

Terpisah Camat Muara Siau M Junaidi mengatakan jika dirinya tidak mengetahui urusan PETI yang di wilayahnya. Dia hanya mengelak agar menanyakan hal itu ke Kapolsek Siau.

“Kalau untuk PETI saya tidak tahu, cuba langsung tanya saja ke Kapolsek Siau,” tutupnya. (zak)






BERITA BERIKUTNYA

loading...