Kemana Lima Mobnas Pimpinan DPRD?

Selasa, 08 Oktober 2019 | 08:24:54 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  BANGKO - Meski masa jabatan para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin periode sebelumnya sudah berakhir. Namun tampaknya mereka masih enggan mengembalikan kendaraan dinas yang semestinya bukan menjadi haknya lagi.

Informasi yang didapat, ada lima mantan pimpinan DPRD Merangin yang belum mengembalikan kendaraannya. Selain itu kemudian mobil operasional yang dipegang pimpinan dan juga anggota itu ada sekitar empat unit. Secara total mobil dinas tersebut ada sembilan yang belum dikembalikan.

“Untuk mantan pimpinan periode 2009 hingga 2014 dari tiga unit tinggal lagi dua unit dan termasuk juga empat kendaraan operasional. Satu mantan pimpinan sudah mengembalikan. Dan pada priode 2014 hingga 2019 ada tiga kendaraan roda empat yang dipegang pimpinan juga belum dikembalikan,” ungkap Kabag Umum dan Keuangan, Amir Tamsil, Senin (7/10).

Saat ditanya, apakah wajib mantan pimpinan mengembalikan kendaraannya? Menurut Amir, karena memang berdasarkan PP Nomor 18, ada waktu selama 30 hari setelah selesai jabatan kendaraan tersebut harus dikembalikan.

“Dari kita administrasi yang penting, dari segi surat pengembalian sudah kita layangkan,” tambahnya.

Nnamun ditanya dengan siapa saja pemegang kendaraan tersebut, Amir enggan membeberkannya. Dilanjutkannya, sedangkan untuk kendaraan roda dua dari 20 unit kendaraan sekarang tinggal 14 yang belum dikembalikan, karena setelah disurati kepada pihak terkait, sudah ada enam kendaraan yang dikembalikan.

“Kita sudah surati lagi yang ke tiga, dari surat satu dan dua itu yang baru mengembalikan enam. Nah ini surat yang ke tiga lagi yang kita layangkan,” tegasnya.

Dirinya mengatakan, jika nanti setelah surat ke tiga dilayangkan namun jika masih ada yang belum mengembalikan, maka masalah tersebut akan diserahkan kepada Tim Penertiban Aset Daerah. “Jadi keseluruhannya, roda empat ada sembilan kendaraan yang belum kembali dan roda dua sebanyak 14 unit lagi yang belum dikembalikan,” katanya.

Dirinya juga menyebutkan aset-aset tersebut jika telah dikembalikan nantinya juga akan dilelang. Tindakan itu dilakukan karena kendaraan tersebut sudah masuk pada aset yang akan dilelang, maka pihaknya sudah mengusulkan agar kendaraan tersebut untuk dilelang. “Persoalan siapa yang dapat nanti terserah, namun yang penting proses lelangnya sudah kita sampaikan,” pungkasnya. (cr3/din)






BERITA BERIKUTNYA

loading...