Baru Dibangun, Jalan Milik BLH Sudah Rusak

Selasa, 08 Oktober 2019 | 08:15:38 WIB

MULAI RUSAK 	: Kondisi jalan menuju lokasi pembuangan sampah di Sembulun Pantai milik BLH Kerinci telah rusak.
MULAI RUSAK : Kondisi jalan menuju lokasi pembuangan sampah di Sembulun Pantai milik BLH Kerinci telah rusak.

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  KERINCI - Jalan menuju lokasi pembuangan sampah di Sembulun Pantai milik Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kerinci yang dikerjakan di tahun 2019, kondisinya sudah hancur. Padahal jalan tersebut baru saja selesai dikerjakan.

Jumadi, Kabid Kebersihan BLH Kerinci saat ditanya soal pembangunan jalan menuju lokasi pembuangan sampah tersebut mengatakan, jalan tersebut dibangun menggunakan anggaran tahun 2019.

"Pekerjaan jalan tersebut tahun 2019, aspalnya lapen memang seperti itu," katanya.

Ditanya soal kondisi jalan yang sudah rusak padahal baru dibangun tahun 2019? Jumadi mengatakan bahwa proyek tersebut sudah sesuai rencana, karena di lapangan ada pengawas.

"Proyek jalan pekerjaan lapen tersebut sudah selesai 100 persen. Kalau rusak, itu karena dilewati kendaraan sampah, kalau lapen ya seperti itu," katanya.

Sabdi, selaku pengawas pekerjaan jalan tersebut ketika dikonfirmasi mengatakan, proses pekerjaan jalan tersebut sudah sesuai RAB.

"YA, saya pengawasnya. Sejauh pantauan kita, proyek tersebut sudah sesuai RAB. proyek itu aspal lapen. Awal kita pakai batu 5/7, kemudian dilanjutkan dengan batu 2/3, jadi semuanya sudah sesuai dengan RAB. Kalau saat ini ada yang rusak, maka akan diperbaiki karena masih dalam masa pemeliharaan," ungkapnya.

Arwiyanto, anggota Komisi III DPRD Kerinci mengaku telah mendapatkan informasi soal jalan tersebut. Sebagai anggota dewan, kata Arwiyanto, pihaknya mempertanyakan soal kualitas jalan itu.

"Kita pertanyakan kualitas jalan tersebut. Masa baru dibangun sudah rusak, tahun anggaran saja belum selesai," katanya. 

Politisi PKB Kerinci ini mengatakan, pihaknya akan turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kualitas proyek BLH tersebut.

"Kita akan turun ke lokasi dalam waktu dekat. Selain itu, kabarnya mesin pengolahan sampah juga tidak difungsikan," pungkasnya. 

Pantauan koran ini di lapangan, kondisi jalan memang terlihat sudah ada yang rusak. Sekilas, tidak terlihat adanya batu 5/7 di lapisan hamparan badan jalan. (sap/enn)






BERITA BERIKUTNYA

loading...