Akmal Zen : ISPU Masih Tahap Sedang

98 Hotspot Terdeteksi

Rabu, 11 September 2019 | 10:06:37 WIB

PADAMKAN : Tim terpadu saat menemukan salah satu titik api yang berada di Merangin.
PADAMKAN : Tim terpadu saat menemukan salah satu titik api yang berada di Merangin.

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  MERANGIN - Hampir tiga bulan lebih, musim kemarau melanda Kabupaten Merangin. Bahkan dampak dari kemarau mengakibatkan banyaknya titik Hosport yang terpantau dari Satelit Tera maupun Noah. Sedangkan untuk Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU), Kabupaten Merangin masih dalam keadaan sedang dan belum masuk kategori bahaya.

Hampir setiap harinya Tim Terpadu TNI-Polri, BPDB, Magala Agni mendapat laporan jika terjadi kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kabupaten Merangin. Meski kebakaran lahan dan hutan belum masuk kategori besar, namun pihak tim terpadu selalu sigap untuk mengatasi kebakaran lahan yang ada di wilayah Kabupaten Merangin.

Tidak hanya berupaya memadamkan api, tim terpadu terus berupaya untuk memberikan sosialisasi bagi masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sebab pembakaran lahan bisa berdampak buruk bagi masyarakat. Sementara itu terkait dengan ISPU di Merangin, BPBD Merangin menjelaskan berdasarkan data BLHD, ISPU Merangin masih dalam kategori sedang dan tidak berbahaya. Meski belum dalam kategori berbahaya, pihak BPBD Merangin telah menyediakan empat ribu masker. Masker ini akan dibagikan jika IPSU sudah masuk dalam kategori berbahaya.

Akmal Zen kepala BPBD Kabupaten Merangin menjelaskan jika selama tiga bulan terakhir ada 98 titik Hotspot terpantu di Kabupaten Merangin. “Lumayan banyak Hotspot. Dari jumlah itu kita belum bisa memastikan jika itu adalah titik api yang jelas setiap ada Hotspot terpantau. Kita tim terpadu langsung menuju lapangan untuk mengecek langsung,” jelas Akmal Zen, Selasa (10/9).

Dia menjelaskan jika hampir setiap hari tim terpadu memadamkan api akibat kebakaran lahan. Namun kebakaran tidak begitu signifikan seperti terjadi di wilayah lain. “Kita sudah siapkan empat ribu masker untuk tanggap kabut asap. Jika ISPU sudah tidak baik, maka kita akan membagikan masker ke masyarakat untuk pencegahan awal,” tutupnya. (zak)






BERITA BERIKUTNYA

loading...