Kerinci Siaga Kabut Asap

Rabu, 11 September 2019 | 09:47:32 WIB

MAKIN TEBAL : Kabut asap kiriman ke Kabupaten Kerinci mulai membuat sesak
MAKIN TEBAL : Kabut asap kiriman ke Kabupaten Kerinci mulai membuat sesak Saprial/Jambi Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci mulai menyikapi soal kabut asap di Kerinci yang semakin tebal. Wakil Bupati Kerinci Ir Ami Taher, kepada koran ini mengatakan pihaknya akan memanggil Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan juga Dinas Kesehatan untuk membahas soal kabut asap kiriman yang mulai mengepung Kerinci. 

Ami Taher, diruang kerjanya kepada jambi Independent, (10/9) mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi di Kerinci merupakan kabut asap kiriman dari daerah tetangga.

"Kabut asap di Kerinci asap kiriman. Kalau di Kerinci nyaris tidak ada titik api. Meski demikian, pemerintah Kabupaten Kerinci akan melakukan langkah antisipasi," katanya. 

Wabup Kerinci menambahkan, BLH akan diminta untuk mengukur kualitas udara atau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Kerinci.

"Kami akan panggil BLH dan Dinkes untuk membicarakan hal ini," kata Wabup.

Dia menambahkan, Dinas Kesehatan juga akan diminta untuk menyiapakan Masker untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat sebagai antisipasi warga. Agar tidak terkena dampak dari kabut Asap.

"Kita ingin Dinkes siagakan Masker. Jika hasil uji labor terkait udara Kerinci termasuk tidak sehat, maka masker harus segera dibagikan dan tidak boleh menunggu adanya korban," katanya. 

Dia juga menghimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan karena saat ini masih musim kemarau. Sebab bisa memperparah kabut asap di Kerinci.

"Kami himbau masyarakat untuk tidak membakar lahan. Bagi petani juga dihimbau untuk tidak membakar jerami padi pasca panen padi," ungkapnya.

Candra, salah seorang warga mengatakan bahwa pemerintah diminta siaga terhadap udara di Kerinci, yang saat ini di kepung asap kiriman. Penyakit sesak napas mengintai warga Kerinci karena dampak dari kabut asap yang terus menebal.

"Sebagai masyarakat, tentu kita minta agar pemerintah daerah membagikan masker," ujarnya. (sap/enn)






BERITA BERIKUTNYA

loading...