Pol PP Kerahkan 3 Peleton Personel

Minta Tertibkan Pedagang

Selasa, 10 September 2019 | 09:49:16 WIB

DEMO : Pedagang Pasar Talang Banjar, yang melakukan aksinya di depan kantor Wali Kota Jambi dan gedung DPRD Kota Jambi, Senin (9/9).
DEMO : Pedagang Pasar Talang Banjar, yang melakukan aksinya di depan kantor Wali Kota Jambi dan gedung DPRD Kota Jambi, Senin (9/9). Gita Savan/Jambi Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAMBI - Puluhan pedagang Pasar Talang Banjar, Senin (9/9) pagi, melakukan aksi di depan kantor DPRD Kota Jambi. Mereka menuntut agar pedagang yang berjualan di luar Pasar Talang Banjar, ditertibkan.

Lendra, orator demo mengatakan, jika dalam 3 hari ke depan tidak ada penertiban, mereka yang saat ini berjualan di dalam sepakat untuk berjualan di luar. “Tertibkan PKL yang berada di luar pasar, tertibkan ruko dan kios yang masih berdagang di luar Pasar Talang Banjar,” serunya.

Mulanya, pendemo berorasi di depan Kantor Wali Kota Jambi. Mereka meminta Wali Kota Syarif Fasha untuk keluar. Akhirnya mereka menyasar ke gedung DPRD Kota Jambi, dan diterima anggota DPRD kota Jambi, Junedi Singarimbun.

Puluhan pendemo tersebut masuk ke Ruang A DPRD Kota Jambi, untuk rapat bersama Kepala Disperindag Kota Jambi Komari, Kepala Satpol PP Kota Jambi Yan Ismar, Kepala Dishub Kota Jambi Saleh Ridho, dan Plt Sekwan Kota Jambi Muchlis.

Beberapa pedagang menyuarakan aspirasinya. Selain meminta penertiban terhadap pedagang yang berjualan di luar pasar, mereka juga meminta perbaikan infrastruktur, pembangunan akses jalan di kios bagian atas pasar dan penertiban parkir.

Kata Junedi Singarimbun, terkait parkir dan jalan masuk, pihaknya dalam waktu dekat akan membahas dan menganggarkan untuk perbaikan di Pasar Talang Banjar.

Hal senada dikatakan Saleh Ridho, pihaknya setiap hari akan menurunkan petugas untuk berjaga di pintu masuk dan pintu keluar. Menurutnya memang lokasi parkir harus segera dibangun sehingga pedagang bisa merasa nyaman. “Kalau ada laporan lokasi parkir dijadikan tempat untuk berjualan. Maka petugas parkir akan kita cabut SPT nya,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Yan Ismar mengatakan, untuk mengamankan pedagang  berjualan di sepanjang jalan pasar Talang Banjar, mulai Selasa (10/9), pihaknya akan menurunkan sekitar tiga peleton anggota. “Kurang lebih sekitar 100 petugas Satpol PP akan kita turunkan untuk berjaga, sesuai dengan kesepakatan dengan pedagang, kami berjaga mulai pukul 04.00 hingga 09.00,” sebutnya.

Sementara itu, Komari kepala Disperindag kota Jambi mengatakan bahwa pihaknya akan menyelesaikan permasalahan di Pasar Talang Banjar. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Jambi, Dishub Kota Jambi, untuk berjaga disepanjang jalan pasar talang Banjar. 

Komari  juga mengatakan agar pedagang yang berjualan di dalam bisa bekerjasama dengan pemerintah. “Kalau lihat ada yang jualan di luar langsung lapor dan langsung ditegur. Karena kalau mengandalkan pemerintah saja, tidak mungkin kami berjaga hingga 1x24 jam,” sebutnya.

Kabag Humas sekaligus Jubir Pemkot Jambi, Abubakar, juga mengatakan bahwa pagi ini Wakil Wali Kota Jambi Maulana, akan turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi.

Sebelumnya, satu di antara pedagang sayur mengatakan dirinya mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat berjualan di dalam pasar. Sementara pedagang yang berjualan di luar bebas bertransaksi tanpa ada penertiban.

Pantauan di lapangan, plang yang dipasang di Pasar Talang Banjar juga terlihat dicabut oleh pedangang. Plang tersebut dibawa oleh pedagang untuk demo di depan kantor DPRD kota Jambi. (tav/rib)






BERITA BERIKUTNYA

loading...