Hingga September Tahun 2019

14 Orang Terjangkit HIV/AIDS

Selasa, 10 September 2019 | 09:47:44 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM,SAROLANGUN – Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Sarolangun, sebanyak 14 orang positif terjangkit Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) hingga September tahun 2019.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun, Bambang Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Kata dia, jumlah tersebut merupakan data yang masuk hingga triwulan ke tiga tahun 2019.

“Total ada 14 orang. Sepanjang tahun 2018 ada 11 orang positif terjangkit HIV/AIDS. Hingga September tahun ini, terdapat tambahan sebanyak tiga orang,” katanya, Senin (9/9).

Terkait hal ini, kata Bambang, pihaknya melalui Puskesmas tempat asal penderita telah melakukan pemeriksaan awal. Hasil ini akan ditindak lanjuti dengan proses pengobatan.

“Yang pasti kita sudah lakukan penanganan secara medis. Bahkan dilakukan pengobatan secara rutin di Puskesmas Mandiangin, Singkut dan Sarolangun sebagai Puskesmas rujukan,” terangnya.

Dikatakannya, untuk penderita yang memasuki kategori parah atau regen tiga, pihaknya akan melakukan rujukan ke RSUD Prof Dr HM Chatib Quzwain Sarolangun untuk penanganan serius.

Sebagai langkah antisipasi akan penyebaran dan pencegahan terhadap HIV/AIDS, Dinkes Sarolangun melakukan aksi turun ke desa, sekolah dan tempat-tempat lainnya untuk melakukan sosialisasi dan imbauan akan bahaya dan sistem penularan HIV/AIDS.

“Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar melakukan pola hidup sehat. Dan juga menghindari resiko terjangkit virus mematikan ini. Karena dari data yang kita peroleh, para penderita mendapatkan penyakit ini bukan di Sarolangun, tapi di luar daerah. Jadi setelah mendapat penyakit ini, mereka baru pulang ke sini. Ini yang ingin kita antisipasi agar tidak ada masyarakat lainnya yang terjangkit. Kalau untuk penyebabnya sudah sangat jelas, mulai dari seks bebas hingga penyalahgunaan narkoba dan lain sebagainya,” tuntasnya. (rin/enn)






BERITA BERIKUTNYA

loading...