Belum Dirujuk Lantaran Biaya

Rachju Bakal Dapatkan Bantuan

Kamis, 05 September 2019 | 08:34:07 WIB

PEDULI : Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Rahima, saat menjenguk Rachju di RSUD Raden Mattaher Jambi, Rabu (4/9).
PEDULI : Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Rahima, saat menjenguk Rachju di RSUD Raden Mattaher Jambi, Rabu (4/9). Ist/JambI Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAMBI - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Rahima, bersama rombongan membesuk Rachju Risky, di ruang rawat inap Penyakit Paru I RSUD Raden Mattaher Jambi, Rabu (4/9).

Rachju sendiri merupakan anak yatim, yang didiagnosa mengidap penyakit pembengkakan jantung. Dia harus dirujuk ke rumah sakit Palembang. Sebelumnya sudah dilakukan tindakan penyedotan pada bulan April lalu di RSUD Raden Mattaher, sebab ada cairan menyelimuti paru-parunya.

Rahima turut prihatin dan kasihan melihat kondisi Rachju yang kini hanya dibalut tulang dan kulit. "Dan kebetulan anak saya dokter, jadi dari kemarin dia ngajakin. Ayolah anak ini butuh perhatian dan uluran tangan, kasian," tuturnya.

Rahima pun mengajak seluruh masyarakat Jambi turut membantu serta mendoakan kesembuhan pasien, supaya dapat segera sehat dan kembali pulih. "Dia ini juga anak yang berprestasi, di situ tersentuh hati kita, mari sama-samalah kita bantu," ujarnya.

Ibu pasien, Esa Yulianti mengaku setelah diminta rujuk ke Palembang, dikarenakan faktor ekonomi dirinya mengurungkan niat melanjutkan rujukan tersebut. Sehingga anaknya kembali ditangani di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Menurut Esa, anaknya itu sebelumnya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Berawal dari merasa sesak nafas dan sakit, hingga tembus sampai dengan badan di bagian belakang.

"Alhamdulillah tadi ibu gubernur besuk, terimakasih dan semua pihak juga sudah turut membantu. Insya Allah setelah di sini nanti mungkin dalam waktu dekat akan di rujuk ke rumah sakit Palembang untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Dirut RSUD Raden Mattaher Iwan Hendrawan membenarkan jika sejak pertengahan tahun ini, sudah dilakukan tindakan medis terhadap Rachju. "Namun lantaran terkendala biaya rujukan ke Palembang dan koordinasinya sedikit bermasalah sehingga dini hari tadi, pasien kembali masuk ke UGD," paparnya.

Untuk selanjutnya, Iwan mengatakan berhubung pasien memiliki BPJS, maka nanti bantuannya menggunakan alokasi dana yang ada di Dinkes. "Ada estafetnya. Nanti Dinkes lah, apakah disana untuk rumah singgahnya itu dari Dinkes. Dan saat ini menunggu kondisi pasien stabil sebelum dirujuk," katanya.

Kepala Dinkes Provinsi Jambi Samsiran Halim mengatakan jika pasien memang dirujuk ke Palembang, ada bantuan dana. "Kalau misalkan dia nanti dalam 1 atau 2 hari akan dibantu biaya Rp 150 ribu per hari dengan penginapan Rp 300 ribu perharinya. Namun jika dalam jangka lama akan kita carikan kos yang dekat dengan rumah sakit di sana," pungkasnya. (enn/rib)






BERITA BERIKUTNYA

loading...