Siapkan 15 Ribu Masker

Selasa, 27 Agustus 2019 | 08:50:07 WIB

BAGIKAN : Petugas dari Dinas Kesehatan Merangin saat membagikan masker kepada pengguna jalan di wilayah Kota Bangko.
BAGIKAN : Petugas dari Dinas Kesehatan Merangin saat membagikan masker kepada pengguna jalan di wilayah Kota Bangko. Kasto/Bangko Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  MERANGIN - Pasca kemarau panjang membuat wilayah Kabupaten Merangin mulai diselimuti kabut asap. Namun beberapa wilayah di Merangin masih dalam kondisi normal dari kabut asap. 

Kepala Bidang Pengendalian Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Merangin Zamroni saat dibincangi Bangko Independent mengatakan sejauh ini pihaknya telah melakukan upaya antisipasi. Kegiatan itu berupa pembagian masker kepada masyarakat diantaranya pengguna jalan serta di Sekolah Dasar Islam Terpadu (IT) Merangin.

"Untuk keadaan cuaca di wilayah Merangin sudah agak mendingan bagus. Dibandingkan dengan kabupaten lain. Untuk masker kita sudah siapkan 15 ribu masker, sedangkan masker yang sudah kita bagikan di jalan sebanyak 1.500 masker dan di SD IT sebanyak 500. Kita bagikan beberapa waktu lalu," ujarnya Senin (26/08).

Dilanjutinya, sejauh ini pihaknya juga telah menegaskan dan menyurati seluruh pihak Puskesmas di Kabupaten Merangin. Intruksi itu agar pihak Puskesmas melakukan kegiatan yang berbentuk penanganan dan himbauan kepada masyarakat. Agar selalu antisipasi terhadap penyakit akibat keadaan cuaca buruk pasca musim kemarau.

"Sejauh ini pihak dari Puskesmas belum ada permintaan masker. Namun jika pihak Puskesmas memerlukan pihak kita sudah mempersiapan," ungkapnya. 

Pasca kemarau panjang yang melanda wilayah Merangin tentu akan rentan dengan terjadinya penyakit ISPA. Hal itu menjadi dasar Dinas Kesehatan Merangin menyurati Puskesmas agar memberi imbauan ke masyarakat di wilayah kerja masing-masing. Terutama agar tetap antisipasi terhadap penyakit yang ditimbulkan akibat cuara buruk.

"Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk beraktifitas diluar rumah agar mengunakan masker. Bukan hanya karna kabut asap akan tetapi debu akan rentan terjadinya penyakit," pungkasnya. (mg02)

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...