Terancam 15 Tahun Penjara

Satu Pelaku Pembunuhan Diamankan

Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:29:14 WIB

DIAMANKAN: Wardi, pelaku pembunuhan ketika diinterogasi oleh Kapolres Bungo. Bahrun / Bungo Independent
DIAMANKAN: Wardi, pelaku pembunuhan ketika diinterogasi oleh Kapolres Bungo. Bahrun / Bungo Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM, Muarabungo – Setelah melakukan penyelidikan dan pencarian, pihak Buser Sat Reskrim Polres Bungo akhirnya menangkap satu pelaku pembunuhan Ketua Pemuda Dusun Sebrang Jaya, Kecamatan Batahin II Pelayang. Pelaku yang ditangkap diketahui bernama, Wardi (43) warga Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I Kota Lubuk Linggu, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini ditangkap di rumah keluarganya yang berada di Lubuk Linggau, pada Sabtu (10/08) sekitar pukul 14.30. terkait perkara itu, satu pelaku lainnya saat ini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Satu pelaku berhasil ditangkap, berinisial Rw (43). Untuk yang masih buron adalah berinisial Jk (26),” ujar Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Moras, Senin (12/8) kemarin.

Lanjutnya, dari penangkapan itu petugas juga menemukan barang bukti berupa tiga unit motor. Satu motor milik Wardi jenis Honda Grand, sepeda motor ini dipakai untuk melarikan diri. Sementara dua sepeda motor lainnya, jenis Kawasaki Ninja R 150 dan Honda Win merupakan milik korban yang diambil setelah melakukan pembunuhan.

Selain itu, Januario Jose Morais menceritakan bahwa pembunuhan yang terjadi Senin (5/8) lalu, bermula ketika istri pelaku mendatangi warung korban lalu mengambil 1 dus mi instan, serta cokelat. Kemudian istri pelaku itu langsung pergi tanpa membayar.

dikarenakan istri pelaku tidak membayar belanjaan tersebut menantu korban yang bernama mila menghubungi korban Zulkifli melalui ponselnya. tak terima belanjaannya di ambil, korban Zulkifli langsung mengejar pelaku dengan memakai sepeda motor milik korban jenis Ninja R 125 warna hijau. Tak lama kemudian, Robi menyusul ayahnya ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan sepeda motor jenis Honda Win berwarna hitam.

Setibanya di TKP terjadilah cekcok antara korban dengan istri pelaku. Kemudian koban Zulkifli ini melakukan pemukulan terhadap istri pelaku, melihat kondisi ini pelaku lalu emosi dan melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan sebilah parang berulang kali, sehingga korban meninggal.

Kemudian pelaku dan anaknya Jk melakukan pengeroyokan terhadap korban Robi dan melakukan pembacokan berulang kali, namun korban Robi berhasil melarikan diri dengan luka yang cukup serius di bagian kepala. “Motif pembunuhan. Tersinggung dan emosi karena korban memukuli istri tersangka,” tutur Kapolres Bungo AKBP Januario Jose Moris.

Pasal yang disangkakan adalah pasal 338 KUHPidana subsider pasal 170 ayat (2) ke-2e dank e-3e KKUHPidana  subside pasal 365 ayat (3) dan ayat (4) KUHPidana.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tutupnya.(run/zen)






BERITA BERIKUTNYA

loading...