Pemerintah Tetapkan Idul Adha pada 11 Agustus 2019

Jumat, 02 Agustus 2019 | 15:34:09 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Idul Adha 2019 jatuh pada hari Minggu (11/8). Penetapan berdasarkan hasil sidang isbat penetapan awal bulan Zulhijah 1440 Hijriah/2019 Masehi yang digelar pada Kamis (1/8).

“Maka 10 Zulhijah Idul Adha jatuh pada Ahad, 11 Agustus 2019,” kata Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin saat konferensi pers di Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (1/8).

Menurutnya, dalam menentukan posisi hilal, Kemenag berkoordinasi dengan pemantau yang disebarkan ke 92 titik hilal di seluruh Indonesia. Amin menjelaskan, dari keseluruhan, sudah terdapat 10 pemantau yang melihat keberadaan hilal.

“Untuk melakukan konfirmasi atas posisi hilal tersebut, maka pada saat ini kita lihat sebanyak 92 titik. Berdasarkan laporan dari beberapa area yang melibat hilal dan telah disumpah ada 10 titik yang melihat langsung,” katanya.

Sidang isbat penetapan awal Zulhijah kali ini dipimpin langsung oleh Amin karena Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sedang menjalankan tugas sebagai Amirul Hajj di Arab Saudi.

Sidang isbat dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia, duta besar negara sahabat, anggota Komisi VIII DPR, serta pejabat dari Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Kemudian ada perwakilan dari Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar ilmu falak dari ormas-ormas Islam, pejabat Kementerian Agama serta Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama juga menghadiri sidang isbat awal Zulhijah 1440 Hijriah.

“Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal dan Zulhijah,” kata Amin.

Sementara itu, Ketua MUI Abdullah Jaidi mengingatkan agar perayaan Idul Adha ini dijadikan momentum untuk bersyukur. Sekaligus mempererat ikatan persaudaraan seusai pilpres.

“Intinya bahwa dalam menyongsong Idul Adha, marilah kita umat silam menjadikan momentum sebagai hari saya bersyukur, hari raya berkorban,” tuturnya.

“Harapan kami, MUI, bahwa agar setelah selesainya kita melaksanakan pilres, marilah kita, khususnya umat Islam, bangsa Indonesia kembali bersama dalam menyongsong masa depan Indonesia lebih baik,” lanjutnya. (gw/fin)

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...