RI-Singapura Jamin Repatriasi Rohingya

Rabu, 17 Juli 2019 | 20:00:02 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Indonesia dan Singapura sepakat, akan terus membujuk Myanmar agar menjamin keamanan para pengungsi Rohingya yang ingin pulang ke negara bagian Rakhine.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan, kedua negara juga setuju bahwa proses repatriasi pengungsi Rohingya yang sampai saat ini masih ditampung di Bangladesh harus dilakukan secepat mungkin dengan sukarela, aman, dan bermartabat.

“Kita (Indonesia-Singapura) juga akan melanjutkan komunikasi dengan Myanmar agar masalah keamanan ini bisa dijamin lebih dahulu,” kata Retno usai bertemu dengan Menlu Singapura, Vivian Balakrishnan, di Jakarta, Selasa (16/7).

Retno dan Vivian juga sepakat, bahwa keberhasilan repatriasi pengungsi Rohingya bergantung pada kesiapan fasilitas yang diberikan Myanmar. Di sisi lain, Indonesia, Singapura, dan ASEAN siap membantu Myanmar menyiagakan pusat penerimaan pengungsi, tempat transit.

“Untuk masalah keamanan kita tidak bisa membantu karena itu fully menjadi tanggung jawab pemerintah setempat. Kalau masalah capacity building dan basic services lainnya pihak luar baru bisa bantu, hingga menyelesaikan kendala komunikasi untuk melancarkan proses repatriasi,” tutur Retno.

Menurut Retno, masalah repatriasi pengungsi Rohingya menjadi salah satu isu kawasan ASEAN yang dihabas dalam pertemuannya dengan Vivian selama satu setengah jam.

Selain itu, Retno dan Vivian juga membahas laporan tim Preliminary Needs Assessment terkait situasi keamanan di Rakhine buatan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) yang dirilis Juni lalu.

“Karena laporan dari Preliminary Needs Assessment Team sudah ada dan ada rekomendasinya, karena itu kemudian kami membahas bagaimana akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut,” kata Retno.

(FIN)






BERITA BERIKUTNYA

loading...