Mengaku Tidak Bahas Soal Politik, Pertemuan Empat Bupati di Bungo

Minggu, 14 Juli 2019 | 09:21:42 WIB | Dibaca: 218

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MUAROBUNGO – Berlatar belakang kegiatan olahraga pertandingan tenis bersama, yang diselenggarakan di gedung Serunai lapangan MTQ Kota Muara Bungo, empat kepala daerah, Romi Hariyanto Bupati Tanjabtim, Adirozal Bupati Kerinci, Al Haris Merangin dan Mashuri Bupati Bungo kumpul bersama. Dalam pertemuan ini mereka tidak mengaku membahas persoalan politik di Provinsi Jambi untuk Pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

Romi Hariyanto yang mengakui datang dari Padang, tidak langsung kembali ke Muarasabak. Romi singgah di Muaro Bungo. Ia bermalam di sana. Dia memenuhi janji bertemu dengan rekan sesama bupati di kediaman H Mashuri, Bupati Bungo pada Sabtu (13/7). Sedangkan Masnah Busro, Bupati Muarojambi yang hingga Jumat pagi masih memastikan hadir, batal ikut, karena berhalangan. Menurut Romi, Masnah harus takziah ke salah satu keluarganya yang meninggal dunia.

Selaku tuan rumah, Bupati Mashuri menjelaskan bahwa agenda tersebut adalah silaturrahmi biasa.

“Sudah direncanakan sejak tiga bulan lalu. Tidak ada agenda politik tertentu, tapi kalau mau diterjemahkan demikian silahkan saja,”ucapnya saat konperensi pers usai membuka acara eksibisi olahraga antar Kabupaten itu di gedung Seruni Muarobungo.

Begitupun Bupati Kerinci Adi Rozal. Ia tegas membantah bahwa pertemuan itu terkait politik. Adapun bupati Al Haris, terkesan mengamini pernyataan dua rekannya. Titik terang justru diungkap Romi. Kepada sejumlah wartawan yang menanyainya di luar gedung Seruni, Romi tak menampik ada pembicaraan politik. Terutama kaitan dengan hiruk pikuk pilgub Jambi yang sudah mulai ramai.

“Kami ini semua kan orang politik. Pastilah ada pembicaraan politik. Namun memang belum spesifik sampai pada sikap politik. Sejauh ini kami ingin menyatukan visi bagaimana Jambi ini sebagai rumah bersama, mampu saling besinergi antar daerah. Kita berniat untuk saling mengisi kekurangan masing - masing. Intinya bagaimana Jambi ini kedepan lebih baik,”jelas Romi.

Dia mencontohkan sinergi itu bisa dengan upaya kongkrit penguatan ekonomi di sektor UMKM misalnya. Begitu pula dengan sinergi budaya dan kearifan lokal masing - masing daerah. Ditanya siapa yang akan didukung untuk Pilgub Jambi, Romi mengatakan saatnya nanti akan ada kejutan.

“Tunggu saja tanggal mainnya,”ucapnya sambil tertawa.

Saat konfrensi pers, Mashuri juga sempat menjawab soal agenda di Bungo yang bertepatan dengan agenda halal bihalal Forum Jambi Barat yang berlangsung di Hotel Ratu di Kota Jambi. Menurut Mashuri, dia tidak hadir di acara itu karena memang tidak mendapat undangan. “Bahwa acara hari ini karena terkait acara di Jambi itu, saya tegaskan tidak ada hubungan sama sekali. Acara kami ini sudah direncanakan jauh hari. Tidak mungkin kami membatalkan acara di Bungo ini,”jelasnya.

Lain cerita, Haris mengatakan kegiatan silaturahmi ini sangatlah penting, disamping untuk merapatkan barisan silaturahmi ini juga digunakan untuk saling bertukar pikiran terkait bagai mana membangun daerah.

“Ini para bupati memang perlu saling berintegrasi, karena sebenarnya Jambi ini majunya karena integrasi. Oleh karena itu, kita kumpul ini agar bisa saling berintegrasi satu sama lain, dan bisa memajukan daerah masing-masing, kalau sudah kabupaten kota nyamaju, pastinya Jambi nya akan lebih maju,”ungkap orang nomor satu di Kabupaten Merangin ini.

Ditambah Adirozal mengatakan, jika kegiatan yang dilaksanakan di gedung serunai itu murni hanya sekedar menjalin silaturahmi dan berbincang permasalahan Jambi kedepannya.

"Yang jelas saat ini kita menyatkan visi dan misi kedepannya untuk Jambi, dan kita sudah berkomitmen untuk memajukan daerah masing-masing dahulu, karena setiap daerah mempunyai potensi masing-masing, kalo daerah -daerahnya sudah maju pastinya Jambi ini akan maju,”singkatnya.(ami/mtl/muz)

Sumber: https://jambi-independent.co.id/read/2019/07/13/40593/-mengaku-tidak-bahas-soal-politik-pertemuan-em





BERITA BERIKUTNYA

loading...