Diterima Wabup Merangin di JCC Senayan

Dianugerahi Kalpataru 2019 Dari Wapres

Kamis, 11 Juli 2019 | 10:06:00 WIB

PANTAU : Bupati Merangin H Al Haris saat memantau hutan adat Guguk bersama tim dari UNESCO.
PANTAU : Bupati Merangin H Al Haris saat memantau hutan adat Guguk bersama tim dari UNESCO.

BANGKO-INDEPENDENT.COM,  MERANGI - Bupati Merangin H Al Haris rencananya hari ini (11/7), akan dianugerahi panghargaan nasional Kalpataru 2019 bidang lingkungan hidup dan kehutanan oleh Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Jusuf Kalla.

Kalpataru itu menurut Kabag Humas Setda  Merangin Haidir akan diterima melalui Wakil Bupati (Wabup) Merangin H Mashuri pada acara peresmian pembukaan pekan lingkungan hidup dan kehutanan tahun 2019, di PreFunction Hall Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Dikatakan Haidir, penganugerahan Kalpataru tersebut, dalam rangka peningkatan peran masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan, terutama dalam membina hutan adat. “Pak Bupati sebagai pembina dan pengasuh pohon hutan adat Rantau Kermas Kecamatan Jangkat, dinilai telah berjasa dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan, membina perlindungan, pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan,” terang Haidir.

Penganugerahan Kalpataru itu lanjut Kabag Humas, berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK 416/MENLHK/PSKL/PSL 3/6/2019 tentang penerima penghargaan Kalpataru 2019.

“Hutan adat Desa Rantau Kermas Kecamatan Jangkat dengan nama adat Depati Karajayatua, merupakan salah satu dari 144 lokasi hutan adat di Indonesia yang masuk nominasi meraih Kalpataru,” jelas Haidir.

Dari 144 lokasi hutan adat tersebut sebanyak 20 lokasi terferivikasi. Namun pada akhirnya tinggal 10 lokasi hutan adat di Indonesia, yang dinilai layak pembinanya mendapatkan Kalpataru 2019, salah satunya hutan adat Rantau Kermas, Merangin. (hms)

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...