Wakil Gubernur Dampingi Fachrori

Tinggal Lima Hari, Parpol Koalisi Belum Serahkan Nama

Rabu, 03 Juli 2019 | 17:47:51 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAMBI - Waktu untuk mengajukan dua kandidat Cawagub Jambi ke DPRD Provinsi Jambi hanya tinggal menghitung hari. Batas akhir pengajuan dua nama dari Partai Politik (Parpol) koalisi ditenggat hingga 7 Juli mendatang.

Namun, hingga Selasa (2/7) Parpol Kolaisi pengusung Zola-Fachrori pada Pilgub Jambi 2015 lalu belum juga duduk bersama untuk membahas siapa dua nama yang akan diajukan ke dewan nantinya.

Apalagi masing-masing partai koalisi mengusulkan kader partainya masing-masing.  Seperti Partai Amanat Nasional (PAN). Partai pengusung pasangan Zumi Zola-Fachrori di Pilgub 2015 mengusulkan tujuh kadernya ke DPP PAN sebagi calon pendamping Fachrori.

Salah satunya adalah Ratu Munawwarah, istri mediang mantan  gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, ayah dari Zumi Zola. Selain Ratu, ada empat nama kader PAN lainnya seperti Madian, kemudian Nalim, mantan Bupati Merangin, Bambang Bayu Suseno (BBS) wakil bupati Muarojambi, serta Jefri Amas.

Sementara dua nama lainnya yaitu Dipo Ilham Jalil dan Abdul Rahman ikut mencalonkan diri.  PKB juga tak mau tinggal diam, mereka juga menyiapkan 4  kader potensial untuk menduduki wakil gubernur Jambi,  seperti nama Alamin Nasution, Eka Marlina, Zainal Abidin dan Handayani.

Sedangkan PBB sendiri juga menyiapkan dua nama yaitu ketua PBB sendiri Yuliusnur dan Nasrullah Hamka. Dengan calon yang ada, tentu hal itu tidak mudah karena partai koalisi hanya mengusulkan dua calon kepada gubernur Jambi, ditambah lagi waktu yang semakin mepet.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPD Hanura Provinsi Jambi, M Yusuf. Dia menyebutkan, jika sejauh ini pihaknya hanya berkomunikasi melalui telepon seluler semata, namun belum secara bersama-sama dengan semua Parpol koalisi.

"Belum ada sama sekali, komunikasi ada cuma lewat telepon saja. Kalau duduk bersama musyawarah untuk bahas masalah ini belum ada," ujanya, kemarin (2/7).

Dirinya pun mengakui memang sejauh ini ada sejumlah kandidat yang masuk dalam bursa Cawagub itu yang sudah mendatangi dirinya selaku ketua Hanura untuk meminta dukungan.

"Dari PKB itu ada pak Amin Nasution, kalau dari PAN pak Nalim yang menyatakan sudah dapat restu. Hanya sebatas perorangan saja yang baru mendatangi kita," jelasnya.

Dirinya berharap, ada yang setara memotori pertemuan Parpol koalisi ini untuk melakukan pembahasan yang kemudian akan menyetujui dua yang akan diusulkan ke DPRD Provinsi Jambi.

"Kalau ditanya punya calon, semua partai punya calon. Tapi kan tetap harus duduk bersama kita. Bukan soal misalnya PAN punya tujuh calon, PKB punya tiga calon. Apa bisa mengajukan sendiri-sendiri? kan tidak,"tegas Yusuf.

Masih dikatakan Yusuf, untuk menentukan wakil gubernur yang diperlukan adalah melihat kualitas calonya, bukan kuantitas semata.

"Jangan melihat ini banyak duit, ini banyak ini, jangan. Kita lihat trek record nya apa, pengalamannya bagaimana. Kita ini butuh orang untuk mendampingi Fachrori yang mampu agar bisa menyelesaikan permasalahan Jambi ini," ujar Yusuf.

Saat ini, Yusuf menegaskan pihaknya masih menunggu. Namun jika sampai batas akhir tidak ada juga komunikasi lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengajukan calon juga ke DPRD.

Tak jauh berbeda dengan Ketua DPW PBB Provinsi Jambi, Yulius Nur,. Dia mengakui, bebarapa hari lalu memang berupaya untuk menginisialsi pertemuan dengan partai koalisi, namun sampai saat ini belum terwujud.

"Belum ada, mudah-mudahan 1 atau 2 hari ini sudah ada pertemuan," kata Yuliusnur saat dikonfirmasi harian ini.

Yuliusnur mengatakan ada saat ini tinggal menentukan waktu untuk melakukan pertemuan itu, untuk menyatu persepsi. Karena kata dia, partai PBB sendiri meski mengusulkan calon, tetapi tidak harga mati harus menjadi orang momor dua.  "Karena tidak ada komunikasi," kata dia.

Bagiamana jika nanti terjadi deadlock dalam menentukan dua calon itu, dikatakan Yuliausnur kemungkinan itu tetap saja ada. "Kemungkinan itu tetap saja ada, tapi kita optimis itu bisa dilakulan tepat waktu,"  tandasnya.(muz)






BERITA BERIKUTNYA

loading...