Sempat Letakkan Barang Bukti di Indomaret

Hendak Transaksi Sabu, Ewan Diciduk

Rabu, 12 Juni 2019 | 16:42:51 WIB

Vevi Bedi Herwansyah alias Ewan
Vevi Bedi Herwansyah alias Ewan

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAMBI - Vevi Bedi Herwansyah alias Ewan, mau tak mau kini harus berurusan dengan aparat kepolisian. Betapa tidak, pria 34 tahun warga Surulangun Rawas Pasar, Rt 02, Desa Sukomor 2, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, saat itu hendak bertransaksi sabu. Sayangnya, petugas Satres Narkoba Polresta Jambi lebih dulu mengamankan dirinya.

Penangkapan terhadap Ewan sendiri terjadi pada Senin (10/6) kemarin, di Simpang Rimbo sekira pukul 15.00. Tepatnya di Jalan Lintas Sumatera depan Indomaret, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

Awalnya, Senin (10/6) pukul 13.00 anggota Opsnal tim II Satres Narkoba Polresta Jambi mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di seputaran TKP akan ada orang yang melakukan transaksi sabu. Tak mau kehilangan jejak, petugas langsung menuju lokasi yang dimaksud guna melakukan penyelidikan dan pemantauan.

Setiba di lokasi, selang beberapa jam. Petugas mencurigai seorang laki–laki yang diketahui bernama Vevi Bedi Herwansyah alias Ewan. Saat itu ia memasuki salah satu Indomaret di Simpang Rimbo. Saat didekati, petugas melihat Ewan meletakan salah satu bungkusan di tempat salah satu barang yang berada di dalam Indomaret tersebut.

Tak mau kehilangan barang bukti, petugas lantas menyuruh Ewan agar mengambil kembali bungkusan tersebut. Setelah diambil, diektahui bungkusan tersebut berisi satu paket besar sabu. “Iya barang bukti sabu tersebut sempat diletakkan olehnya (tersangka,red) di rak barang-barang jualan. Untuk mengelabui petugas,” ungkap Kasat Narkoba Polresta Jambi, Kompol Priyo Purwanto, ketika dikonfirmasi.

Lanjtu Priyo, dari pengakuan tersangka, barang bukti sabut tersebut merupakan milik sesorang yang bernama Dit alias Datuk (belum tertangkap). “Saat itu, si Ewan ini diperintahkan oleh Datuk tadi untuk menyerahkan sabu ke seseorang di Kota Jambi,” tambah Priyo.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga turut mengamankan barang bukti sabu seberat 101,88 gram. Kemudian satu unit Hp Nokia warna hitam Type 105. Akibat perbuataannya tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Saat ini tersangka masih kita periksa lebih lanjut. Masih kita kembangkan, ekpada siapa akan diberikan sabu tersebut,” tutup Kompol Priyo. (zen)






BERITA BERIKUTNYA

loading...