Saat Berada di Rumah Makan

ASN Ditemukan Tewas

Rabu, 12 Juni 2019 | 16:37:47 WIB

DIBAWA : Jasad Hari Triyanto (59) saat dibawa dari RSD Kol Abundjani Bangko untuk disemayamkan ke rumah duka. Korban ditemukan meninggal dunia disalah satu rumah makan.
DIBAWA : Jasad Hari Triyanto (59) saat dibawa dari RSD Kol Abundjani Bangko untuk disemayamkan ke rumah duka. Korban ditemukan meninggal dunia disalah satu rumah makan. Zak/Bangko Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MERANGIN - Warga mendadak heboh dengan ditemukannya seorang pria paruh baya sudah tak bernyawa. Pria ini ditemukan disebuah rumah makan yang berada di Desa Langling, Selasa (11/6).

Usai mengetahui ada seseorang meninggal dunia di rumah makannya, pemilik rumah makan langsung menginformasikan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Dari data yang berhasil dihimpun, diketahui jika pria paruh baya tersebut bernama Heri Triyanto (59) yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan berdomisili di Kecamatan Pamenang.

Dari keterangan yang dikumpulkan, korban awalnya berangkat dari kediamannya menuju kota Bangko untuk mengurus sesuatu di Bank BTPN. Setelah urusan di BTPN kelar, korbanpun kembali pulang ke dirumahnya. Namun ditengah perjalanan sekitar pukul 15.00, korban berhenti di rumah makan Ojolali di Desa Langling dengan niat untuk beristirahat.

Sesampainya di rumah makan tersebut, korban sempat menumpang istirahat kepada pemilik rumah makan. Saat itu juga korban langsung pergi ke kamar yang berada di belakang rumah makan. Berselang satu jam, pemilik rumah makan merasa curiga karena sudah satu jam korban tak kunjung bangun. Pemilik rumah makanpun langsung memerintahkan karyawannya untuk membangunkan korban. Namun saat dibangunkan korban tak kunjung terjaga dari tidurnya.

Khawatir, akhirnya pemilik rumah makan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Selanjutnya warga langsung menginformasikan kejadian tersebut ke Polsek Bangko. Setalah aparat kepolisian dan warga mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah tempat kejadian. Diketahui jika korban sudah meninggal dunia. Untuk kepentingan penyelidikan korban langsung dibawa ke RSUD Kol Abundjani Bangko untuk divisum.

Namun dari hasil keterangan anak korban, korban berangkat dari rumah dalam keadaan sakit. Dari hasil pemeriksaan di tubuh korbanpun tidak ditemukan tanda-tanda adanya unsur kekerasan.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Bangko Iptu Echo Sitorus membenarkan ada seorang ASN yang meninggal saat sedang berada di rumah makan.

“Dugaan sementara korban meninggal akibat sakit dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” jelas Iptu Sitorus, Selasa (11/6).

Kapolsek mengatakan, jasad korban sudah dibawa pihak keluarga dan akan dikebumikan di kampung halamannya.

“Pihak keluarga sudah merelakan kepergian korban dan mengatakan jika kejadiaan ini murni akibat korban sakit,” tutupnya. (zak)






BERITA BERIKUTNYA

loading...