Dishub Dinilai Tutup Mata

Parkir Pasar Baru Semrawut

Rabu, 12 Juni 2019 | 16:33:01 WIB

SEMRAWUT : Suasana wilayah parkir yang tampak semrawut di ruas jalur dua Pasar Baru Bangko.
SEMRAWUT : Suasana wilayah parkir yang tampak semrawut di ruas jalur dua Pasar Baru Bangko. Kasto/Bangko Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM,MERANGIN - Tak teraturnya parkiran kendaraan di kawasan Pasar Baru Kota Bangko menjadi keluhan pengunjung pasar. Bahkan juga menjadi sorotan masyarakat yang berada dikawasan tersebut. 

Dari pantauan Bangko Independent dilapangan, terlihat dilokasi tersebut tidak adanya area yang dkhususkan untuk tempat memarkirkan kendaraan pengunjung. Baik kendaraan roda dua mapun roda empat. Sedangkan di area gerbang masuk Pasar Baru tersebut petugas dari Dinas Perhubungan selalu meminta retribusi tempat khusus parkir.

"Semrawut nian, dak ado tempat khusus parkir, tapi duit karcis parkir selalu diminta setiap kito masuk pasar," ungkap Rian, salah satu pengunjung di  Pasar Baru Kota Bangko saat dibincangi Selasa (11/6).

Selain itu, dirinya juga mengeluhkan mengenai pembayaran karcis Retribusi Tempat Khusus Parkir tersebut. Dimana pada karcis tersebut tertulis untuk kendaraan roda dua harus membayar Rp.1.000, namun saat pemberian karcis petugas meminta uang sebanyak Rp.2.000. "Padahal di karcis ini tulisannyo Rp.1.000 tapi kito diminta bayar Rp. 2.000, dak sesuai lah kalo gitu," keluhnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merangin Safrani yang akrap disapa Kanceng mengatakan, tidak adanya lokasi parkir di pasar tersebut dikarenakan kondisi saat ini para pedagang sudah berjualan di atas badan jalan. "Badan jalan dan sebagainya kan digunakan oleh pedagang. Sedangkan untuk mengusir pedagang itu kan bukan tugas kami," ungkap Safrani saat dikonfirmasi, Selasa (11/6).

Dilanjutinya, Selasa (11/6) sudah dilakukan pembersihan dan penertiban oleh Satpol PP. Setelah itu, dia berjanji akan segera melakukan penataan kembali lokasi parkiran di Pasar Baru Bangko.

"Nanti sayo akan kasih arahan, kalo memang staf perhubungan itu tidak ngatur parkir disitu, yo kalo ngambik karcis parkir pastinyo harus ngatur parkir jugo. Tapi kalo bahu jalan sudah rapi namun parkiran masih semrawut, baru lah bisa disalahkan Dinas Perhubungan," pungkasnya.  (mg02)






BERITA BERIKUTNYA

loading...