Mahasiswa dan Tomas Merangin Tolak People Power

Rabu, 15 Mei 2019 | 11:02:20 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MERANGIN-Meski perhelatan Pemilihan umum telah usai, namun untuk penentuan siapa yang menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 masih dalam penentuan rekapitulasi KPU RI.

Meski banyak hasil survei yang mengumumkan jika pasangan 01 mengungguli pasangan 02, namun penentuan akan di umumkan KPU RI pada 22 Mei mendatang . Namun,gejolak-gejolak terus datang terkait kecurangan yang ada dalam sistim Pemilu tahun ini, bahkan marak di media sosial seruan untuk melakukan gerakan peopol power melawan kecurangan Pemilu.

Menyikapi Maraknya ajakan People Power baik di media sosial maupun secara terang-terangan. Salah satu tokoh masyakat Merangin H.Yuneldi Koto menyikapi hal tersebut.

"Saya selaku masyarakat merangin dan juga di tokohkan, menolak ajakan dan seruan people power,dimana dirinya menghormati apa yang di putuskan oleh KPU nanti," jelas Yuneldi.

Hal Senada juga di sampaikan oleh Sekretaris HMI cabang Bangko Anggriawan, dirinya juga menolak secara tegas gerakan people power.

"Saya secara pribadi dan pengurus organisasi ke mahasiswaan menolak ajakan people power,"ucap Anggriawan.

Tak hanya menyerukan penolakan gerakan people power, Anggriawan juga mengucapakan terima kasih kepasa TNI dan Polri dimana telah mengsukseskan Pemilu Dimerangin.

"alhamdulillah pemilu di merangin aman dan damai tampa ada gejolak yang fatal, hal tersebut akibat kerja keras TNI dan Polri yang terus menjaga setiap tahapan pemilu,"tutupnya.(zak)






BERITA BERIKUTNYA

loading...