Buka Siang Hari, Rumah Makan Ditutup Paksa

Rabu, 15 Mei 2019 | 07:46:15 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, Muarabungo- Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Kabupaten Bungo menggelar razia terhadap rumah makan yang masih berani berjualan di siang hari pada Selasa (14/5). Dalam razia itu satuan polisi penegak peraturan daerah (perda) ini menutup paksa rumah makan yang nekat berjualan.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Bungo, Yos armi, melalui Kabid Ketertiban Masyarakat Ikhwan Syam mengatakan, razia yang dilakukan ini dalam rangka menindak lanjuti surat edaran Bupati Bungo nomor 45/5-17/Adm Kesramas dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1440 hijriah.

Dalam himbauan itu, bupati meminta pemilik tempat usaha , studio music atau karaoke dan panti pijat repleksi atau sejenis agar ditutup. Tujuannya untuk menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Bagi pemilik warung makan, selama bulan ramadhan tidak diperkenalkan membuka usahanya di siang hari, baru baru boleh dibuka pukul 16.00 WIB.

Tidak membakar petasan, marcon dan semacamnya   selama bulan ramadhan baik di siang hari atau malam hari kerena mengganggu ketertiban masyarakat dan lingkungan.

Hormati orang yang sedang berpuasa dengan tidak makan dan minum serta merokok di tempat terbuka di siang hari.

"berlandaskan surat edaran Bupati Bungo, kami melakukan sejumlah razia rumah makan yang tetap beroperasi sebelum pukul 16.00 WIB," jelasnya.

Ia melanjutkan, didapati dari razia tersebut ada beberapa rumah makan yang kedapatan beroperasi sejak pagi hari. Rumah makan itu diberi himbauan dan meminta pemiliknya menutup rumah makan tersebut.

“Hari ini kita hanya memberi kami berikan masukan dan himbuan kepada mereka. Kedepan jika ada rumah makan yang masih nekat untuk berjualan maka akan kami hangkut barangnya,” kata Ikhwan syam.

Selain rumah makan, Satpol PP juga mendatangi agen-agen macron dan petasan. Tujuannya agar tak menjual macron sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ikhwan syam mengaku bahwa kedepan Satpol PP akan melaksanakan kegiatan rutin, seperti menggelar razia rumah kos, razia pegawai dan pelajar yang bekeliaran di jam yang tidak diperbolehkan.(run)  

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...