Jasad Badril Ditemukan Mengapung

Selasa, 14 Mei 2019 | 14:02:00 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, SAROLANGUN — Jasad Badril (6) bocah kelas satu Sekolah Dasar (SD) yang tenggelam di Sungai Tembesi, Desa Mandiangin Pasar, Kecamatan Mandiangin, Sarolangun pada Sabtu (11/5), ditemukan mengapung di pinggir sungai, pada Minggu (12/5) sekira pukul 06.50. Korban baru ditemukan setelah tenggelam selama 21 jam.

Kepala BPBD Sarolangun Trianto mengatakan, korban ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal tenggelam. “Dalam upaya pencarian, kita lakukan pemutaran air sungai dengan peralatan khusus. Karena secara teknisnya, setelah dilakukan itu, maka benda-benda yang ada di dasar sungai akan mengapung atau naik ke permukaan sungai,” ungkapnya, Minggu (12/5).

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. “Kita turut berduka cita, karena korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Kemudian terima kasih juga untuk semua pihak dan tim gabungan yang sudah bekerja sama sehingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Kapolsek Mandiangin IPTU Adi Prayitno menjelaskan, sebelum tenggelam korban sudah diingatkan agar tidak berenang ke tengah sungai. “Namun korban tetap berenang ke tengah sungai. Mungkin karena korban kehabisan tenaga dan kelelahan, akhirnya hanyut dan tenggelam. Semoga ini jadi pelajaran untuk seluruh masyarakat, dan kita ingatkan agar tidak terulang kembali hal yang sama,” jelasnya.

Sementara, Sorit yang tak lain paman korban, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah berhasil menemukan keponakannya tersebut. “Kepada semua warga dan semua pihak terima kasih telah membantu,” ucapnya.

Sekedar mengingatkan, sebelum tenggelam, Badril ikut ibunya mencuci pakaian di Sungai Tembesi, Mandiangin. Saat ibunya mencuci, korban asik berenang dan berniat ingin ke tengah sungai. Diduga kelelahan saat berenang, korban akhirnya tenggelam dan terbawa arus sungai. (rin/skm)






BERITA BERIKUTNYA

loading...