Awas Zat Pewarna

Kamis, 09 Mei 2019 | 07:50:06 WIB

BANGKO-INDEPENDENT.COM, JAMBI - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi, melakukan pengecekan makanan seluruh pasar bedug yang ada di Provinsi Jambi. Ini untuk memastikan agar makanan yang dijual pada saat bulan suci Ramadan aman dan terbebas dari bahan berbahaya seperti formalin dan boraks.

Disampaikan oleh Kepala BPOM Jambi, Antoni Asdi bahwa pelaksanaan uji sampling pangan di seluruh pasar bedug dimulai dari hari pertama pasar bedug dibuka di Kota Jambi. Untuk pengecekan awal dilakukan di pasar beduk Jalan As’Saad dan pasar bedug yang ada di Kecamatan Kotabaru samping kantor Walikota Jambi.

“Ada dua tim yang bergerak langsung dan menyusuri pasar bedug di kota Jambi ini untuk memastikan agar makanan yang dijual aman untuk dikonsumsi. Untuk masing masing pasar bedug kita ambil sample makanan sebanyak 30 hingga 35 jenis. Pengambilan samplenya kita acak. Tidak semuanya. Dan beberapa diantaranya yang kita curigai saja,” bebernya.

Dijelaskannya bahwa Pengecekan pangan untuk melihat apakah makanan tersebut mengandung boraks, formalin, metalin yang sangat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat. Caranya adalah dengan mengambil beberapa sampling makanan dari setiap pasar beduk yang ada. Lalu makanan tersebut langsung dicek di lokasi.

“Berdasarkan pengecekan, belum kita temukan makanan berbuka puasa mengandung formalin dan zat pewarna berbahaya. Baik yang di pasar yang dikelola pemerintah maupun swasta,” ujarnya.

Menurutnya, BPOM Jambi juga melakukan pengawasan untuk memantau produk yang kedaluwarsa namun hingga saat ini belum menemukan produk yang telah habis jangka waktunya dalam jumlah besar.

“Yang perlu diwaspadai itu yang ada zat pewarnanya, misalnya tampak mencolok dan cerah. Itu patut diwaspadai,” ujarnya.

Menurutnya, jika terbukti, maka pedagang tersebut akan diberi sanksi dan dilaporkan langsung kepada kepala daerah masing-masing. “Kita akan keliling ke pasar bedug yang ada di seluruh Provinsi Jambi. Setelah Kota Jambi, kita akan cek ke Kerinci dan Kabupaten lainnya,” bebernya.

Sementara itu Walikota Jambi Syarif Fasha mengingatkan kepada masyarakat agar tidak sembarangan membeli panganan berbuka puasa. Fasha menganjurkan untuk membeli makanan di pasar bedug yang dikelola oleh Pemerintah Kota Jambi dan yang direkomendasikan oleh BPOM. Sebab menurutnya, BPOM sudah melakukan pengecekan beberapa sample makanan di beberapa pasar bedug.

“Belilah makanan di pasar bedug yang dikelola pemerintah dan direkomendasikan oleh BPOM. Sebab sudah dilakukan pengecekan oleh BPOM dan kami menjamin makanan tersebut tidak berbahaya,” bebernya. (ji/din)






BERITA BERIKUTNYA

loading...