Bupati Beli Cendol dan Takzilan di Pasar Beduk

Kamis, 09 Mei 2019 | 07:36:27 WIB

Bupati Merangin H Al Haris membuka dua pasar beduk dalam Kota Bangko dan sempat membeli cendol serta takzilan
Bupati Merangin H Al Haris membuka dua pasar beduk dalam Kota Bangko dan sempat membeli cendol serta takzilan Ist/Bangko Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM, MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris pada H+1 puasa Ramadhan 1440 H, Senin (6/5), membuka pasar beduk di dua lokasi. Kedua pasar beduk itu terdapat Pasar Beduk di kawasan Ujung Tanjung Pasar Bawah Bangko dan di Pasar Rakyat Merangin.

“Memang hanya ada dua pasar beduk ini di Kota Bangko yang kita izinkan. Agar  arus lalu lintas tetap lancar. Kami melarang membuka pasar di pinggir-pinggir jalan, terlebih dipinggir Jalan Lintas Sumatera,” ujar Bupati.

Bupati bersama rombongan pertama menuju ke Pasar Beduk di Ujung Tanjung Pasar Bawah Bangko. Di pasar beduk tersebut, Bupati meninjau satu persatu pedagang yang menjual berbagai ragam menu masakan berbuka puasa. Semua menu masakan yang ditawarkan pedagang itu jelas bupati, merupakan masakan khas Indonesia, khususnya masakan khas Kabupaten Merangin. Bagi ibu-ibu yang tidak sempat memasak, dapat membeli masakan siap saji di pasar tersebut.

Di Pasar Beduk Ujung Tanjung Bangko itu, Bupati sempat membeli Cendol (minuman segar tradisional) dan berbagai menu takzilan untuk berbuka puasa. Menariknya para wartawan yang meliput acara tersebut, juga mendapat bagian. Selanjutnya Bupati bersama rombongan meresmikan Pasar Bedug di Gedung Pasar Rakyat Merangin. Berbagai menu berbuka puasa juga ditawarkan di pasar yang berdiri medah di jantung Kota Bangko tersebut.

Bagaimana dengan bazaar pakaian? Dijelaskan Bupati, untuk Ramadhan tahun ini tidak ada bazaar pakaian. Ini mengingat banyak toko-toko pakaian di Kota Bangko yang mengeluh karena bila ada bazaar pakaian tokonya menjadi sepi pembeli.

“Kita hargai para pedagang di toko. Bagaimana mereka bisa membayar kontrak Ruko kalau tokonya sepi. Padahal momen lebaran inilah peluang mereka untuk mengais rezeki, makanya bazaar pakaian kita tiadakan,” terang Bupati. (hms)






BERITA BERIKUTNYA

loading...