Waspada Stok Air Menipis

Jumat, 23 Maret 2018 - 09:10:00 WIB

PANTAU : Direktur PDAM Tirta Merangin bersama Tim Teknis ketika melakukan pemantauan terhadap sejumlah IPA milik PDAM Tirta Merangin di wilayah Bangko.
PANTAU : Direktur PDAM Tirta Merangin bersama Tim Teknis ketika melakukan pemantauan terhadap sejumlah IPA milik PDAM Tirta Merangin di wilayah Bangko. Dokumen/Bangko Independent

BANGKO-INDEPENDENT.COM-Meski belum memasuki musim kemarau, saat ini pelayanan distribusi air bersih yang dilakukan PDAM Tirta Merangin terus ditingkatkan. Selain menemui kendala distribusi dari sistim jaringan, pihak PDAM juga mengingatkan warga untuk berhemat pengunaan air.

Kondisi ini lantaran sesuai dengan prediksi, beberapa bulan kedepan akan memasuki musim kemarau. Untuk itu, masyarakat khususnya pelanggan PDAM Tirta Merangin diminta membiasakan untuk hemat air.

“Sesuai prediksi saat ini kita mulai memasuki musim kemarau. Namun itu belum terjadi. Meski demikian kami dari PDAM Tirta Merangin menghimbau agar masyarakat khususnya pelanggan PDAM untuk membiasakan diri berhemat dalam penggunaan air,” ungkap Direktur PDAM Tirta Merangin, M Zuhdi.

Selain itu, M Zuhdi menyebutkan kondisi air baku yang menjadi sumber utama pengolahan air dari PDAM masih dalam katergori aman. Namun seiring dengan perubahan cuaca dari hujan ke panas, kondisi ini bisa mempengaruhi debit sumber air baku. Jika ini terjadi tentunya akan terjadi gangguan serta tidak lancarnya distribusi air bersih.

“Kondisi air baku masih stabil. Sebab saat ini masih diposisi musim penghujan. Tetapi jika dua pekan atau satu bulan tak hujan, itu otomatis akan menggangu kecukupan sumber air baku,” sebutnya.

Lantas bagaimana upaya PDAM mengantisipasi minusnya sumber air baku? Menanggapi hal ini. M Zuhdi menyebutkan pihaknya sejak saat ini mulai melakukan antisipasi. Selain melakukan pemantauan terhadap kondisi pipanisasi serta pompa di IPA PDAM. Khusus di sektor intake air baku, dilakukan sistim pendalaman pipanisasi sumber air.

Dimana jika biasanya suplay dasar air baku hanya 2 Meter, maka saat ini akan dilakukan pendalamaan mencapai 3-4 meter di wilayah intake. Tidak itu saja, PDAM juga mulai menggarap penampungan air dalam jumlah besar. Namun penampungan ini tentu akan dilakukan jika kondisi sumber air baku sudah dalam kondisi kritis.

“Kita antisipasi dengan berbagai langkah. Biasanya selama musim kemarau hanya terjadi penurunan debit air baku. Dan itu bisa diatasi dengan menurunkan pipanisasi intake air baku. Sehingga volume air tetap bisa terjaga untuk dilakukan pengolahan menjadi air bersih,” sebutnya.

Tidak itu saja, saat ini sebut M Zuhdi, Tim Teknis PDAM Tirta Merangin mulai melakukan pengecekan teknis berkala. Terutam terhadap jaringan pipanisasi PDAM serta kekuatan mesin distribusi milik PDAM.

“Kendala teknis di pompa serta jaringan pipanisasi ini yang sulit diperkirakan untuk terjadinya gangguan distribusi.

Namun Tim Teknis kita terus melakukan pemantauan terhadap jaringan pipanisasi yang cukup berumur dan mesin pompa di berbagai IPA,” jelasnya. (din)






BERITA BERIKUTNYA

loading...