Dua Tenaga Medis Diperiksa

Rabu, 21 Maret 2018 - 09:51:08 WIB

PERIKSA : Tim Penyidik Tipidter Satreskrim Polres Merangin ketika memintai keterangan dari tenaga medis Puskesmas Pematang Kandis.
PERIKSA : Tim Penyidik Tipidter Satreskrim Polres Merangin ketika memintai keterangan dari tenaga medis Puskesmas Pematang Kandis. IST

BANGKO-INDEPENDENT.COM - Kasus dugaan mall praktek yang dialami Cileandri bocah berumur 7 tahun terus berlanjut. Setelah ayah korban melaporkan dua OPD ke Polres Merangin, kini kasus tersebut masuk dalam tahap pemeriksaan saksi dari pihak Puskesmas Pematang Kandis.

Dua tenaga medis dari Puskesmas Pematang Kandis datang ke Polres Merangin pada pukul 11.00. Sesampai di Polres kedua tenaga medis tersebut langsung menuju ke ruang Unit Tipiter Sat Reskrim untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Kedua Saksi dari pihak Puskesmas Pematang Kandis diperiksa terkait kejadian dugaan malpraktek. Usai menjalani pemeriksaan selama satu jam lebih, kedua saksi tersebut langsung meninggalkan Mapolres Merangin.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya, melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Mutaqqin membenarkan jika baru dua orang dari pihak Puskesmas Pematang Kandis yang diperiksa penyidik. Hal ini terkait laporan dugaan mall praktek.

“Kasusnya masih terus berlanjut. Hari ini kita memeriksa dua orang tenaga medis dari Puskesmas Pematang Kandis. Pemeriksaan masih seputar sepengetahuan mereka tentang kejadian tersebut,” tutur AKP Sandi, Selasa (20/3).

Sandi menuturkan, sebelumnya pihak dari Dinas Kesehatan dan tim dari Dinas Porvinsi Jambi yang menangani kasus ini juga sudah menghadap Kasat Reskrim. Namun pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini hingga ada titik temunya.

“Masih banyak yang akan kita periksa dalam kasus ini. Itu membutuhkan waktu panjang, sebab kasus ini terkait medis. Maka kita butuh keterangan ahli yang menangani permasalahan ini,” tutupnya. (zak)






BERITA BERIKUTNYA

loading...