Kepsek Kecewa Tak Dapat Bantuan Server dan Komputer

UNBK, SMPN 13 Terpaksa Numpang

Selasa, 20 Maret 2018 - 09:23:01 WIB

Foto Ilustrasi IST
Foto Ilustrasi IST

BANGKO-INDEPENDENT.COM-JAMBI - Pemkot Jambi melalui Dinas Pendidikan Kota Jambi, telah menganggarkan tambahan komputer untuk SMPN di Kota Jambi. Komputer tersebut nantinya akan digunakan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di setiap sekolah.

Namun SMPN 13 Kota Jambi, merupakan sekolah yang tidak bisa melaksanakan UNBK tahun ini. Mereka terpaksa harus menumpang ujian di sekolah lain, karena di sekolah tersebut tidak adanya server jaringan sebagai penunjang UNBK.

Juga tidak cukupnya jumlah komputer yang ada di sekolah di kawasan Seberang Kota Jambi tersebut. Saiful Anwar, Kepala SMPN 13 Kota Jambi mengaku kecewa, karena sekolah mereka tidak mendapatkan bantuan server dan komputer dari Pemkot Jambi tahun ini.

Sedangkan sekolah lainnya akan mendapatkan bantuan komputer melalui dana APBD. Sehingga siswa SMPN 13 terpaksa harus menumpang UNBK di sekolah lain. Padahal menurutnya, siswa berharap mendapatkan bantuan. Bahkan Saiful mengaku sanggup untuk membayar jaringan di ruang TIK sekolah, untuk penunjang UNBK.

“Kami kecewa karena sarana untuk menunjang anak-anak belajar tidak dapat. Sebenarnya untuk biaya jaringan internet di dalam ruangan TIK tersebut kami mampu. Tetapi dengan adanya kemarin bantuan server seharusnya untuk SMP 13 dialihkan ke SMP lain dan ini membuat kami kecewa. Karena bantuan pemerintah ini kami butuh,” ujarnya.

Dikatakannya, setidaknya SMPN 13 membutuhkan 16 hingga 20 komputer untuk siswa melaksanakan UNBK. Saat ini jumlah yang melaksanakan UNBK berjumlah 48 siswa. “Kami berharap adanya bantuan dari pemerintah terhadap fasilitas penunjang sekolah. Ini juga agar dapat membuat warga percaya untuk memasukkan anaknya sekolah ke SMPN 13,” bebernya.

Sementara itu menurut Arianto, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi mengatakan bahwa sebenarnya bantuan komputer untuk SMPN 13 Kota Jambi ada dianggarkan di 2018.

Namun, meskipun nantinya bantuan komputer sudah datang, siswa di SMPN 13 tetap tidak bisa melaksanakan UNBK, karena tidak adanya jaringan internet dan server di sekolah tersebut. “Sebenarnya SMPN 13 itu prioritas kita dalam pelaksanaan UNBK. Namun pada saat rapat dulu, kepala sekolah mengatakan tidak sanggup menyediakan jaringan internet. Jatah komputer sudah ada, tapi jaringannya yang tidak ada,” bebernya.

Arianto mengatakan pemerintah hanya memberikan bantuan server dan komputer saja, namun untuk jaringan internet, sekolah sendiri yang harus menyediakan menggunakan dana BOS.

“Pemkot tidak memberikan bantuan jaringan internet, namun hanya memberikan bantuan server dan komputer. Untuk jaringan internet itu bisa diambil dari dana BOS Sekolah. Di dana BOS itu ada dana untuk penunjang UN. Nah, pas rapat, Kepsek mengatakan tidak sanggup karena dana BOS nya sedikit,” jelasnya.

Sehingga diputuskan bahwa SMPN 13 Kota Jambi menumpang di sekolah lain untuk pelaksanaan UNBK. “Tapi tahun ini mereka tetap dapat bantuan komputer. Namun komputer tersebut tidak bisa digunakan untuk UNBK,jadi hanya untuk sarana penunjang belajar bagi siswa saja,” jelasnya. (viz/rib)






BERITA BERIKUTNYA

loading...